Mengapa Perempuan Dianjurkan Minum Tablet Tambah Darah? Ini Penjelasannya

  • 23 Agt 2026 00:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menstruasi menyebabkan perempuan kehilangan darah secara berkala, sehingga memerlukan asupan zat besi yang cukup sejak usia remaja.
  • Tablet tambah darah adalah salah satu intervensi penting untuk memenuhi kebutuhan zat besi dan mencegah anemia pada perempuan.
  • Perhatian terhadap asupan zat besi sejak remaja merupakan upaya preventif untuk menjaga kesehatan dan produktivitas perempuan dalam jangka panjang.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menstruasi membuat perempuan kehilangan darah secara berkala, sehingga kebutuhan zat besi perlu mendapat perhatian sejak remaja. Tablet tambah darah menjadi salah satu upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut sekaligus mencegah anemia.

Tablet tambah darah (TTD) mengandung zat besi dan asam folat yang membantu mencegah anemia akibat kekurangan zat besi. Melansir dari Primaya Hospital, kandungan tersebut membantu tubuh memproduksi sel darah merah serta mencegah anemia.

Anemia dapat menyebabkan tubuh terasa lemas, mudah lelah, pusing, dan kurang bugar. Pada remaja, anemia juga dapat mengganggu konsentrasi sehingga berpotensi memengaruhi proses belajar dan produktivitas sehari-hari.

Melansir Dinas Kesehatan Badung, Kebutuhan zat besi remaja putri mencapai sekitar 15 miligram per hari. Kebutuhan tersebut perlu diperhatikan karena perempuan kehilangan zat besi selama menstruasi.

Selain mencegah anemia, zat besi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin yang membawa oksigen ke berbagai jaringan tubuh. Kecukupan zat besi membantu memastikan tubuh memperoleh pasokan oksigen yang dibutuhkan.

Perempuan lebih rentan mengalami kekurangan zat besi karena mengalami menstruasi secara rutin setiap bulan. Kondisi tersebut membuat kebutuhan zat besi perempuan menjadi lebih tinggi dibandingkan laki-laki.

Kebutuhan zat besi juga meningkat selama kehamilan karena tubuh mengalami peningkatan volume darah dan harus mendukung pertumbuhan janin. Konsumsi TTD selama kehamilan menjadi salah satu upaya memenuhi kebutuhan zat besi dan mencegah anemia.

Anemia pada ibu hamil perlu dicegah karena dapat meningkatkan risiko berbagai masalah bagi ibu maupun bayi. Dikutip dari Alodokter, anemia pada ibu hamil dapat berkaitan dengan risiko kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah.

Agar penyerapan zat besi lebih optimal, TTD dapat dikonsumsi dengan air putih atau sumber vitamin C seperti jus jeruk. Sebaliknya, konsumsi teh dan susu bersamaan dengan TTD sebaiknya dihindari karena dapat menghambat penyerapan zat besi. (Shafa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....