Mengapa Masyarakat Indonesia Malas Berjalan Kaki?

  • 17 Jan 2025 21:38 WIB
  •  Jambi

KBRN, Jambi : Berjalan kaki sebenarnya adalah aktivitas yang sehat dan sederhana, tetapi sayangnya banyak masyarakat Indonesia yang enggan melakukannya. Padahal, di beberapa negara maju seperti Jepang atau negara-negara Eropa, berjalan kaki sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Di Indonesia, justru sebaliknya—banyak orang lebih memilih naik motor atau mobil, bahkan untuk jarak yang sangat dekat. Kebiasaan ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada lingkungan dan kemacetan di kota-kota besar.

Salah satu alasan utama mengapa masyarakat Indonesia malas berjalan kaki adalah minimnya fasilitas pejalan kaki yang nyaman dan aman. Trotoar sering kali sempit, rusak, bahkan dipakai untuk parkir atau berdagang. Akibatnya, pejalan kaki harus berbagi jalan dengan kendaraan, yang tentu saja berbahaya. Selain itu, cuaca yang panas dan lembab juga membuat orang enggan berjalan jauh karena takut kepanasan atau kehujanan.

Kemudahan memiliki kendaraan pribadi juga menjadi faktor besar. Dengan harga motor yang terjangkau dan cicilan yang ringan, banyak orang lebih memilih menggunakan kendaraan daripada berjalan kaki. Ditambah lagi, transportasi umum di beberapa daerah masih kurang memadai, sehingga orang lebih bergantung pada kendaraan pribadi. Lama-kelamaan, kebiasaan ini membuat orang semakin malas berjalan, bahkan untuk sekadar ke warung dekat rumah.

Budaya "mager" alias malas gerak juga ikut berperan dalam fenomena ini. Banyak orang lebih suka naik kendaraan ke mana-mana karena dianggap lebih praktis dan efisien. Media sosial dan teknologi juga semakin mendorong gaya hidup ini, di mana segalanya bisa dipesan dari rumah tanpa harus keluar. Akibatnya, aktivitas fisik berkurang dan kesehatan pun jadi taruhannya, dengan meningkatnya risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Untuk mengubah kebiasaan ini, diperlukan perubahan dari berbagai sisi. Pemerintah perlu menyediakan trotoar yang layak dan transportasi umum yang nyaman agar orang lebih tertarik berjalan kaki. Selain itu, masyarakat juga perlu menyadari manfaat berjalan kaki bagi kesehatan dan lingkungan. Jika kita bisa membiasakan diri untuk berjalan kaki lebih sering, bukan hanya tubuh yang lebih sehat, tetapi juga kota yang lebih ramah dan nyaman untuk semua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....