Strategi Pengasuhan Positif Orang Tua di Era Digital
- 08 Okt 2024 05:52 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon : Perkembangan teknologi saat ini sangat pesat dan telah memberikan pengaruh ke seluruh aspek kehidupan individu.
Kehadiran perkembangan teknologi memberikan begitu banyak dampak yang positif bagi anak, namun di berbagai situasi hadirnya perkembangan teknologi juga memberikan dampak negatif bagi anak.
Salah satu dampak negatif yang ditimbulkan adalah munculnya rasa candu dan ketergantungan terhadap gadget. Kecanduan ini membuat anak semakin bergantung pada gadget yang berujung pada penggunaan gadget yang berlebihan.

Penggunaan gadget yang berlebihan pada anak dapat memberikan dampak di semua aspek kehidupan anak, seperti pendidikan, kognitif, sosial, emosi, dan moral anak. Orang tua berkewajiban untuk mendampingi anak dalam penggunaan gadget.
"Oleh karena itu, orang tua dapat menerapkan pengasuhan positif kepada anak dalam mengawasi penggunaan gadget," tutur Psikolog, Jeanete O. Papilaya, M.Psi., kepada RRI, Senin (7/10/2024).
Papilaya menjelaskan bahwa, pengasuhan positif yaitu pengasuhan yang dilakukan oleh orang tua berdasarkan kasih sayang, saling menghargai, pemenuhan dan perlindungan hak anak, terbangunnya hubungan yang hangat, bersahabat dan ramah antara anak dan orang tua, serta menstimulasi tumbuh kembang akan agar optimal.
Pengasuhan positif berarti mencoba untuk sensitif/peka terhadap kebutuhan anak dan menghadapi tantangan di setiap tahapan usia anak dengan empati dan keinginan untuk menghargai anak.
Strategi penerapan pengasuhan positif yang bisa dilakukan oleh orang tua dalam mengawasi penggunaan gadget anakn yaitu:
Membuat batasan
Orang tua bersama-sama dengan anak menyepakati batasan penggunaan gadget. Orang tua bersikap tegas akan kesepakatan dan menetapkan konsekuensi jika anak melanggar aturan atau batasan yang disepakati. Serta orang tua dan anak konsisten menjalankan batasan yang telah disepakati. Misalnya, berapa lama waktu penggunaan gadget di rumah.
Mendengarkan dan memahami perasaan anak
Orang tua menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan nyaman agar anak bersedia mengekespresikan perasaannya tanpa takut dihakimi atau disalahkan. Dengarkan keluh kesah anak yang berhubungan dengan gadget. Dan berikan perhatian penuh ketika anak bercerita pengalamannya terkait gadget.
Memberikan contoh yang baik
Orang tua memberikan contoh atau mempraktikkan secara konsisten perilaku penggunaan gadget yang ingin ditumbuhkan pada anak. Misalnya, orang tua tidak terlalu menggunakan gadget ketika sedang berada di rumah, atau orang tua tidak sibuk sendiri dengan gadget dan mengabaikan anak.
Mengatasi perilaku buruk anak dengan baik dan sabar
Orang tua butuh untuk tenang dan sabar saat anak menggunakan gadget yang berlebihan. Terapkan disiplin dengan tegas namun penuh kasih sayang serta diskusikan mengenai perilaku penggunaan gadget untuk mencari solusi bersama.
Memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar dari kesalahannya
Orang tua ajari anak mengenai konsekuensi akan kesalahan yang telah dilakukan yang berkaitan dengan gadget. Hindari memberikan hukuman jika anak melanggar aturan dan batasan yang telah disepakati bersama. Setelah anak menanggung konsekuensi dari perilaku penggunaan gadgetnya, ajak anak berdiskusi mengenai strategi agar tidak terulang di masa yang akan datang.
"Ketika penggunaan gadget telah berlebihan pada anak dan sudah diatur, jangan ragu untuk membawa si kecil ke psikolog agar mendapatkan penanganan yang tepat," tutup Papilaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....