Sejarah, Tujuan dan Tema Hari Kesehatan Jiwa 2024

  • 04 Okt 2024 12:36 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar : Organisasi Kesehatan Mental dunia atau World Federation for Mental Health (WFMH) sudah merilis tema global hari Kesehatan Jiwa 2024 pada 17 April. Hari Kesehatan Jiwa sedunia diperingati setiap tanggal 10 Oktober. Menyadur laman Mental Health UK, sejarah hari Kesehatan Jiwa sedunia pertama kali dicetuskan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi kesehatan Mental Dunia, Rich Hunter pada tahun 1992.

Penetapan tersebut diajukan karena banyak masalah kesehatan mental yang tidak ditangani dengan baik. Buruknya penanganan kesehatan mental saat itu disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang kesehatan mental di masyarakat. Ditetapkannya peringatan Hari Kesehatan Jiwa diharapkan mampu memberikan kesempatan pada masyarakat untuk membuka percakapan tentang kesehatan mental dengan terbuka.

Namun, setelah ditetapkannya Hari Kesehatan Mental Sedunia pada tahun tersebut, WFMH baru merayakan peringatan ini pada tahun 1994 dengan tema “Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Jiwa di Seluruh Dunia". Pada tahun berikutnya, peringatan Hari Kesehatan Mental dilaksanakan selama sebulan di Mesir dan diadakannya konferensi oleh Federasi Prancis untuk Kesehatan Mental di Kementerian Kesehatan, hingga perayaan komunitas di Kepulauan Mikronesia kecil di Pasifik. Tema tersebut juga dikampanyekan melalui siaran televisi dan disiarkan di seluruh dunia di tahun yang sama. Beberapa negara mengirimkan laporan umpan balik setelah mengetahui kampanye tersebut.

Setiap negara menindaklanjuti hal itu dengan menggelar berbagai kampanye nasional di negaranya masing-masing. Seiring berkembangnya waktu, kesehatan mental sudah dianggap sebagai kesehatan yang juga penting diperhatikan. Banyak negara yang terlibat dan banyak masyarakat yang juga turut berperan menggaungkan isu kesehatan mental sebagai hak asasi manusia. Selain itu, peringatan tema Hari Kesehatan Mental Sedunia pun berkembang seiring dengan perkembangan zaman.

Hari Kesehatan Jiwa merupakan peringatan global yang didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah kesehatan mental, guna mengurangi stigma, dan mempromosikan kesejahteraan mental. Peringatan ini juga berfungsi sebagai pengingat bahwa kesehatan mental juga bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan.

Berdasarkan laman resmi World Federation for Mental Health, tema global hari Kesehatan Jiwa 2024 adalah “It is Time to Prioritize Mental Health in the Workplace” artinya saatnya untuk memprioritaskan kesehatan mental di tempat kerja. Tema ini dipilih melalui pemungutan suara global yang melibatkan anggota WFMH, pemangku kepentingan, dan pendukung, dengan lebih dari 2000 peserta dari 116 negara dengan proses seleksi yang inklusif. Tema tersebut dipilih untuk mencerminkan kesadaran akan kebutuhan yang mendesak.

Saat ini banyak orang dewasa menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja daripada aktivitas lainnya. Namun, bagi beberapa orang, pekerjaan mengakibatkan tekanan berlebihan dan memincu kesehatan mental yang buruk. Masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan di tempat kerja menjadi salah satu permasalahan global yang dapat mempengaruhi produktivitas hingga kinerja keseluruhan. Oleh karena itu, untuk menyambut hari Kesehatan Jiwa Sedunia, WFMH akan menyoroti berbagai aspek kesehatan mental di tempat kerja. Mulai dari kondisi tempat kerja, manajemen stress, hingga pentingnya inklusi dan pemberdayaan sosial. Tujuannya untuk memperjuangkan kesehatan mental para pekerja hingga menciptakan budaya yang mendorong pekerja memiliki kontribusi secara produktif dan berkembang sehingga menciptakan masa depan lebih baik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....