Sultra Perkuat Kesiapan Hadapi Dampak Kemarau
- 30 Agt 2026 08:31 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memperkuat kesiapan menghadapi dampak musim kemarau dengan mendistribusikan peralatan dan logistik ke sejumlah kabupaten dan kota.
Langkah ini diarahkan untuk mempercepat respons ketika kebutuhan air masyarakat meningkat atau terjadi bencana terkait kemarau.
Bantuan Pemprov Sultra berupa 24 unit mesin alkon, dua unit tenda keluarga dan logistik untuk Kabupaten Muna Barat, serta satu unit mobil tangki air berkapasitas 5.000 liter untuk Kabupaten Buton Utara.
Sebanyak 24 mesin alkon tersebut dialokasikan enam unit untuk Kabupaten Kolaka Timur, dua unit Kabupaten Kolaka, lima unit Kabupaten Konawe Selatan, enam unit Kabupaten Bombana dan lima unit Kota Kendari.
Mobil tangki air ditempatkan di Kabupaten Buton Utara untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air di wilayah yang terdampak kekeringan.
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengatakan bantuan diarahkan kepada daerah yang menghadapi persoalan kekeringan maupun wilayah yang memiliki tingkat kerawanan Karhutla.
“Kita akan siapkan dan kita distribusikan ke daerah-daerah yang mengalami kekeringan, serta alat pemadam kebakaran akan dianggarkan tahun ini dan ditempatkan di daerah-daerah yang rawan kebakaran,” ujarnya.
Penyaluran sarana tersebut menjadi langkah antisipasi menghadapi periode kemarau yang berpotensi meningkatkan kebutuhan air sekaligus risiko Karhutla. Peralatan yang ditempatkan di daerah diharapkan dapat digunakan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Kesiapan peralatan menjadi penting karena sebagian wilayah Sultra masih berada dalam periode musim kemarau pada Agustus 2026. Kondisi kering membuat pemerintah daerah perlu menyiapkan dukungan sejak awal agar penanganan tidak menunggu hingga dampak meluas.
Selain kebutuhan air, perhatian juga diarahkan pada potensi Karhutla. Pemprov Sultra menyiapkan penguatan sarana pemadam kebakaran dan penempatannya di wilayah yang dinilai rawan.
Pemerintah kabupaten dan kota penerima bantuan diharapkan memastikan peralatan dapat dimanfaatkan secara optimal dan siap digunakan ketika kondisi darurat terjadi.
Penguatan sarana tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun respons kebencanaan yang lebih cepat di tingkat daerah, khususnya menghadapi dampak kemarau dan ancaman kebakaran lahan.
Dengan distribusi peralatan dan logistik tersebut, Pemprov Sultra berharap kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak dapat ditangani lebih cepat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi kondisi kemarau.
Langkah ini diharapkan mendorong pemerintah daerah lebih siap menghadapi perubahan kondisi di lapangan, dengan dukungan sarana yang telah tersedia sebelum kekeringan maupun Karhutla berkembang menjadi bencana yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....