Tak Hanya Penegakan Hukum, Kejari Peduli Kesehatan Warga Wakatobi

  • 04 Sep 2026 16:45 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Dalam rangka memperingati hari lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Kejaksaan Negeri (Kejari) Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar serangkaian kegiatan bakti sosial untuk masyarakat.

Kegiatan tersebut meliputi sunatan massal, donor darah, serta pemeriksaan kesehatan gratis. Seluruh layanan diberikan tanpa dipungut biaya (Gratis) bagi masyarakat di daerah setempat.

Kepala Kejari Wakatobi, Lasargi Marel mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari lahir Kejaksaan ke-81 sekaligus bentuk kepedulian institusi terhadap masyarakat.

“Alhamdulillah kami Kejari Wakatobi sudah melaksanakan kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati hari lahir Kejaksaan yang ke-81,” ujarnya di Wangiwangi Kamis 3 September 2026.

Lasargi Marel menyebutkan, antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan tersebut di luar perkiraan. Hal itu terlihat dari ramainya warga yang mendatangi Kantor Kejari Wakatobi. Tercatat sebanyak 157 warga yang datang untuk memanfaatkan layanan kesehatan dan mengikuti sunatan massal.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Dinas Kesehatan Wakatobi, RSUD dan KNPI Wakatobi. Sejumlah tenaga kesehatan, mulai dari dokter hingga perawat dari fasilitas kesehatan di wilayah Wakatobi turut dilibatkan.

“Antusias warga untuk mengikuti kegiatan kami ini di luar prediksi sebenarnya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu,” tuturnya.

Lasargi juga menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Wakatobi yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.

Diungkapkannya, kegiatan bakti sosial Kejari Wakatobi dan IAD memiliki tujuan yang sejalan sehingga dapat dilaksanakan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

“Untuk bakti sosial, IAD juga mempunyai program membuat kegiatan sosial dalam bentuk hal yang sama. Jadi kita bersinergi bersama antara Kejaksaan Negeri dan Ibu IAD serta pihak-pihak terkait,” ungkapnya.

Lasargi Marel menerangkan, kehadiran Kejaksaan di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas penegakan hukum dan pemberian edukasi hukum, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Kalau Kejaksaan selain memberikan edukasi manfaat dalam penegakan hukum, kami juga ingin memberikan manfaat bagi masyarakat dalam bentuk perhatian kesehatan,” terangnya.

Menurut Lasargi Marel, kesehatan harus menjadi perhatian bersama seluruh instansi pemerintah maupun lembaga lainnya sesuai dengan porsi dan kewenangan masing-masing.

“Apapun porsi dan kewenangannya, yang penting kesehatan tetap menjadi perhatian nomor satu,” lugasnya.

Sementara itu, salah seorang warga bernama Rahman mengapresiasi kegiatan bakti sosial yang digelar Kejari Wakatobi. Rahman menilai kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Rahman bahkan mendorong anaknya yang masih berusia enam tahun untuk mengikuti sunatan massal setelah sang anak menunjukkan keinginan sendiri untuk disunat.

“Karena anaknya masih kecil sekali, baru enam tahun. Tapi karena semangat dan maunya sendiri, akhirnya kami dorong. Tadi dikerjakan sunatannya karena anak semangat, jadi kita juga ikut menyemangati,” tuturnya.

Rahman berharap kegiatan sosial serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak masyarakat Wakatobi.

“Semoga kegiatan ini bisa berlanjut setiap tahunnya untuk membantu masyarakat-masyarakat yang kurang mampu. Ke depan Kejaksaan lebih maju dan lebih baik lagi,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....