Banjir Semarang, Operasional PT KAI Daop Madiun Aman
- 21 Jan 2025 21:35 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Peristiwa banjir yang melanda jalur kereta api di Semarang tidak mengganggu operasional PT KAI Daop 7 Madiun, Selasa (21/1/2025). Jalur antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati, yang terendam banjir, menjadi lintasan utama antara Semarang dan Surabaya.
"Perjalanan kereta api dari Daop 7 Madiun tetap berjalan normal dan tidak terganggu," kata Kuswardojo, Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun.
Ia menjelaskan, kereta api keberangkatan dari Daop 7 Madiun seperti KA Brantas (Blitar – Pasar Senen), KA Singasari (Blitar – Pasar Senen), dan KA Kahuripan (Blitar – Kiaracondong) tetap beroperasi sesuai jadwal. "KA Bangunkarta (Jombang – Pasar Senen) juga berangkat tepat waktu," ujarnya.
Namun, jalur antara Semarang dan Surabaya belum dapat dilalui akibat banjir. Untuk itu, perjalanan kereta api dari Surabaya dialihkan melalui pola operasi memutar melewati Daop 7 Madiun. "Kondisi ini menambah frekuensi operasional kereta api di luar jadwal reguler," ungkapnya.
Kuswardojo mengimbau masyarakat, terutama pengguna jalan di perlintasan sebidang, untuk lebih berhati-hati. "Kami meminta pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan mengingat adanya penambahan operasional kereta api di jalur Daop 7," katanya.
Saat ini, PT KAI Daop 7 Madiun terus memantau kondisi jalur dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta. "Keselamatan pengguna jasa adalah prioritas utama. Kami akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi," tambah Kuswardojo.
PT KAI juga mengingatkan penumpang untuk mengikuti informasi terkini terkait perjalanan kereta api. Penyesuaian pola operasi dilakukan agar tetap melayani kebutuhan transportasi dengan aman dan lancar meskipun ada tantangan bencana alam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....