Proyek Rel Kereta Api Samarinda Terkendala Anggaran
- 11 Des 2024 08:40 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda : Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi memaparkan hasil akhir feasibility study (FS) pembangunan jalur rel kereta api dalam kota Samarinda.
Pada Expose Laporan Akhir Penyusunan Dokumen Studi Kelayakan Jaringan Jalur Rel Kereta Api Dalam Kota Samarinda yang digelar di Hotel Fugo, Selasa (10/12/2024), terungkap proyek ini menghadapi tantangan besar, terutama dari segi pendanaan.
Studi tersebut menyimpulkan bahwa proyek belum layak secara finansial, meskipun memiliki potensi layak secara ekonomi di masa mendatang.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa proyek ini merupakan solusi strategis untuk mengatasi berbagai persoalan transportasi di kota.
“Rel kereta api listrik menjadi jawaban atas kemacetan, polusi, dan tingginya pengeluaran masyarakat untuk kendaraan pribadi. Ini adalah langkah besar untuk meningkatkan kualitas hidup warga,” ujar Andi Harun.
Menurutnya, keberadaan transportasi publik berbasis rel sangat relevan dengan upaya Samarinda menjadi kota metropolitan sekaligus penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Dengan posisi Samarinda yang strategis, pembangunan transportasi berbasis rel akan menjadi bagian penting dari pembangunan berkelanjutan,” katanya.
Namun, salah satu hambatan utama adalah kebutuhan pendanaan yang mencapai Rp8 triliun, jumlah yang jauh melampaui kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Samarinda.
“Meski angkanya besar, dokumen FS ini memberi kami dasar kuat untuk mengajukan dukungan dari pemerintah provinsi, pemerintah pusat, hingga investor swasta. Kami juga akan mencoba memasukkan proyek ini sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN),” ucap Andi Harun.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini bukan semata soal keuntungan finansial.
“Kami fokus pada manfaat publik, seperti pengurangan polusi, peningkatan mobilitas masyarakat, dan integrasi dengan rencana transportasi nasional,” ujarnya.(DON/KMF-SMR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....