Dari Megelang, Yamin-Ananda Pantau Pembersihan TPS Liar Lewat CCTV
- 26 Feb 2025 12:17 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Proses pembersihan dan pengangkutan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) liar di jalan Lingkar Dalam Selatan masih terus berlangsung. Dilihat dari kondisinya, ‘lautan’ sampah di kawasan itu mustahil beres dalam waktu 2 X 24 jam.
Saat kembali meninjau, Rabu (26/2/2025), Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda mengakui, bahwa pihaknya keterbatasan armada, untuk mengangkut sampah di TPS liar tersebut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Banjarbakula. Dari 50 unit truk yang direncanakan, ternyata hanya tersedia 37 unit.
“Kita sudah mintakan tambahan. Intinya kami tetap ingin beres secepat mungkin,” ucap Ananda.
Dari segi pengawasan, pihaknya juga telah memasang CCTV di kawasan tersebut. Begitu juga dengan di dua kawasan lain yang menjadi fokus utama saat ini, yakni TPS liar di kawasan Simpang 4 Gerilya dan R.K Ilir.
“Pak Wali Kota juga bisa memantau langsung, meski sedang menjalani retret di Magelang. Saya yang juga akan berangkat menyusul Pak Wali Kota ke Magelang bisa melihat dan mengawasi,” katanya, menegaskan.
Ia menambahkan, jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Satpol PP juga terus bekerja 24 jam untuk membereskan sampah di kawasan tersebut. Termasuk memberikan edukasi dan menegur oknum warga secara persuasif, bila ada yang masih membuang sampah di TPS liar yang kini resmi ditutup.
Lantas, bagaimana dengan TPS di lokasi lain yang kondisinya sama? Ananda berjanji akan melakukan hal yang sama. “Sepulang kami berdua dari Magelang, TPS-TPS lain seperti di jalan HKSN, Mulawarman dan lainnya, juga akan kita tertibkan,” ucapnya, menjanjikan.
Dikonfirmasi terpisah. Wali Kota Banjarmasin, H.M Yamin HR mengaku, sudah mengetahui adanya pemasangan CCTV di tiga lokasi TPS yang menjadi fokus utama saat ini. “Akan kita pantau dari sini (Magelang) proses pembersihannya,” ucapnya, singkat.
Diketahui, Di tengah situasi darurat sampah, Pemko Banjarmasin menutup dua Tempat Penampungan Sementara (TPS) liar. Penanganan TPS liar sebagai upaya jangka pendek, sementara penanganan jangka panjang masih diformulasikan oleh pihaknya untuk mengurangi produksi sampah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....