Respon Putusan MK, Hendy Siswanto-Gus Firjaun Optimis Maju Kembali Bersama PDIP Jember

  • 21 Agt 2024 23:31 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Putusan Mahkamah Konstitusi tentang pencalonan kepala daerah membawa perubahan signifikan terhadap peta perpolitikan di daerah termasuk juga di Kabupaten Jember. Fenomena Kotak Kosong atau Calon Tunggal pada Pilkada Jember 2024 yang mengemuka menjadi perbincangan publik beberapa waktu terakhir, akhirnya berpotensi tak terwujud dengan diterbitkannya Putusan MK tersebut.

Menyikapi putusan MK, Bupati Jember Hendy Siswanto menyatakan optimis Dirinya mampu kembali untuk mencalonkan diri pada Pilkada 2024 ini. Sebab Hendy mengaku telah mengantongi surat tugas DPP PDIP untuk maju sebagai Calon Bupati Jember periode 2024-2029.

"Saya sudah mendapat amanat surat tugas dari DPP PDIP beberapa waktu lalu, dan kita terus intens lakukan konsolidasi dengan para pengurus DPC PDIP, harapannya PDIP dapat percaya untuk melanjutkan kembali kepemimpinan sebagai Partai pengusung utama," ujarnya saat menghadiri tasyakuran pelantikan Legislator PDIP di Kantor DPC PDIP Jember, Rabu (21/8/2024).

Dari 8 partai Politik yang memiliki kursi di DPRD Jember, sebanyak 7 Parpol telah menyatakan sikap untuk mengusung pasangan Muhammad Fawait-Joko Susanto sebagai Cabup dan Cawabup Jember pada pelaksanaan Pilkada 2024. Sedangkan PDIP menjadi satu-satunya partai politik yang belum menentukan sikap.

"Saya sampaikan Alhamdulillah dengan adanya putusan MK ini, kami semakin memantapkan tekad untuk maju bersama PDIP di Pilkada 2024, seandainya putusan MK ini tidak terjadi maka Pilkada 2024 ini melawan kotak kosong, artinya rakyat tidak ada pilihan," terangnya.

Hendy optimis atas terbitnya putusan MK, PDIP Jember memiliki peluang besar untuk dapat mengusung Calon Bupati dan Wakil Bupati sendiri pada Pilkada 2024. Karena perolehan suara PDIP Jember diatas persentase batas minimal yang dapat mengusung calon terbaiknya.

"Saya juga telah bertemu dengan ketua DPC PDIP Jember Mas Arief Wibowo juga Sekjen DPP PDIP Pak Hasto Kristiyanto dan saya juga sampaikan bahwa saya pribadi siap menjadi kader PDIP, memakai baju dan ber KTA bersama keluarga besar untuk berjuang bersama, kami meyakini PDIP Perjuangan masih berkomitmen memperjuangkan demokrasi," tegasnya.

Sementara Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Widarto menyatakan PDIP secara internal tidak mau tergesa-gesa menentukan calon yang diusung maju pada Pilkada 2024.

"Berdasarkan perkembangan proses demokrasi yang terjadi di jember, karena pilkada ini tanggal 27-29 nanti ada pendaftaran Bacabub dan bacawabup jember dan kita sedang berproses juga untuk melahirkan calon terbaik untuk rakyat jember kedepan maka kita juga intens melakukan konsolidasi seperti hari ini," paparnya.

Widarto menerangkan dalam waktu dekat PDIP memastikan surat Rekomendasi Partai akan dikeluarkan oleh DPP PDIP kepada calon terbaik yang diusung untuk Pilkada 2024.

"PDIP merupakan partai yang tegak, solid dalam menghadapi situasi sesulit apapun, kami tetap akan bersama-sama, jika kami sudah berkomitmen dengan Pak Hendy dan Gus Firjaun apapun akan kita lalui bersama-sama, dan hari ini sinyal itu sudah semakin terang arahnya kemana," tegasnya mengakhiri.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....