Zakkyl Fikri Pratama, Sukses Tekuni Jasa Penerjemah Profesional Omset Tembus Rp 200 Juta
- 30 Jun 2024 20:10 WIB
- Jember
KBRN,Jember: Menjalani profesi sebagai seorang penerjemah adalah pekerjaan yang langka. Seorang penerjemah asal Jember bernama Zakkyl Fikri Pratama melakoni pekerjaan sebagai translator (penerjemah).
Pria warga Perum Puri Bunga Nirwana, Kecamatan Sumbersari, Jember ini menjalankan bisnis dan mengelola perusahaan terkait jasa penerjemah itu. Meskipun sempat dianggap usaha yang cukup mudah dilakukan, dengan aplikasi digital atau AI penerjemah bahasa asing.
"Yang membedakan kami dengan layanan AI, atau layanan dari aplikasi penerjemah umum, dalam menerjemahkan, Translation Transfer selalu melibatkan penerjemah penutur asli yang tentunya telah tersertifikasi," kata pria yang akrab disapa Zakky ini saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di kantornya, Minggu (30/6/2024).
Menurutnya, mengolah bahasa asing, dalam penerjemahan kita memahami adanya istilah khusus yang berlaku dalam setiap bidang.
"Untuk perusahaan produsen gadget misalnya, memiliki perbedaan penggunaan istilah dengan yang berlaku di industri produsen alat medis, beda lagi dengan hukum, bahkan untuk dunia hiburan seperti film. Itu ada karakteristik masing-masing," imbuhnya.
Zakky mencontohkan, perusahaan luar negeri yang ingin memasarkan produknya ke Indonesia itu harus bisa menyampaikan pesan productnya melalui bahasa kepada target marketnya.
"Karena berdasarkan data, perusahaan yang mau berinvetasi pada layanan bahasa bisa meningkatkan penjualan hingga 7 persen. Karena bisa memastikan bahwa produk saat proses marketing, dimengerti dengan tepat," ujarnya.
Tidak hanya soal promosi maupun bentuk marketing suatu produk, suatu layanan alih bahasa atau jasa penerjemah harus dikelola secara profesional serta sesuai regulasi.
"Minimal tersertifikasi HPI (Himpunan Penerjemah Indonesia). Untuk layanan penerjemah tersumpah (sworn translation) adalah layanan khusus untuk dokumen legal dan penerjemahnya telah disumpah oleh Kemenkumham. Layanan ini khusus kepada mereka baik perusahaan (B2B) atau individu (B2C) yang memiliki kegiatan administrasi di luar negeri. Misalnya Mahasiswa S2, S3, atau mereka yang sebelum mendapat beasiswa melakukan pendaftaran secara mandiri. Biasanya menerjemahkan KK, KTP dan lain-lain atau bagi perusahaan misalnya menerjemahkan dokumen Akta Perusahaan, NIB, dan sebagainya. Nah, itu poin utamanya," kata Zakky.
Selain menjalankan layanan penerjemahan dan juru bahasa. Kebutuhan jasa penerjemah bahasa asing juga dibutuhkan saat adanya rapat penting yang diikuti oleh banyak orang asing.
Pengalaman Zakky juga dicontohkan. Saat perusahaannya menjadi salah satu penyedia layanan juru bahasa (interpreting service) pada kegiatan G20 Bali 2022.
Lebih lanjut dari usaha yang dilakoninya dengan menjalankan perusahaannya, Translation Transfer. Diakui oleh Zakky juga memberikan manfaat finansial yang jauh dari ekspektasi.
"Untuk omset, kami perusahaan start up yang sudah berdiri kurang lebih 6 tahun ini. Pendapatan kami rangenya (rentangnya) kurang lebih per bulan Rp 100-200 juta omsetnya," pungkas Zaky.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....