Warga Terdampak Pencemaran Limbah Terima Bantuan Tandon
- 11 Apr 2025 14:44 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Warga terdampak pencemaran limbah yang diduga akibat limbah padat pemrosesan tebu (blotong), kini mulai menerima bantuan beberapa tandon air.
"Tadi kami menyalurkan tandon air ke sejumlah rumah masyarakat terdampak. Tandon ini akan digunakan untuk menampung air bersih mereka," kata Asiaten Manajer Pusat Penelitian Tebu (Puslit) PTPN I Regional IV Kebun Dhoho, Rista Anisatul Mufidah, Jumat (11/4/2025).
Ia mengungkapkan, upaya pembagian tandon ini bukan sebagai langkah pembelaan dari pihak PTPN. Akan tetapi, hal ini menjadi bentuk kepedulian kepada masyarakat terdampak terhadap pencemaran lingkungan yang terjadi sekarang.
"Sekarang ini kita tidak bisa saling menuduh, karena memang belum ada data kuat. Jadi nanti kita masih menunggu hasil dari pihak berwenang," kata Rista.
Walau demikian, imbuhnya, pihak PTPN akan konsekuen, termasuk dengan bantuan yang diberikan untuk warga. Selain itu, pihaknya juga akan terus bekerjasama guna menemukan dari mana sumber pencemaran limbah tersebut.
Pada kesempatan ini, Rista menyebutkan, juga memberikan ruang bagi komunitas yang ikut melakukan uji tes yang diwujudkan memakai 3 sampel sumur air berbeda.
"Kita berharap, bantuan uji laboratorium yang dilakukan oleh komunitas ini dapat mempercepat proses hasil uji laboratorium yang kemungkinan bakal ke luar selama dua pekan setelah sampel diterima oleh pihak laboratorium di Mojokerto," katanya.
Sebagai informasi, air yang akan diberikan oleh pihak PTPN untuk masyarakat terdampak diambil dari hasil sumber sumur bor yang baru dibuat. Hal ini itu menunjukkan hasil positif sehingga diyakini bisa mengatasi adanya krisis air bersih di Desa Plosolor, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....