Luluskan Ribuan Mahasiswa, Untar Dukung Pembangunan Berkelanjutan

  • 26 Mei 2024 20:36 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : Sebanyak 2.055 mahasiswa Universitas Tarumanagara (Untar) mengikuti prosesi wisuda di Balai Sidang Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat. Wisuda ke-83 ini mengangkat tema "Untar untuk Indonesia dan Dunia :Pendidikan Inklusif untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan."

Dalam prosesi wisuda yang mengangkat budaya Provinsi Maluku, Rektor Untar Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan mengatakan, ribuan wisudawan yang lulus terdiri dari 1.649 Program Sarjana dan 406 lulusan dari Program Profesi, Pascasarjana dan Doktor. Para wisudawan diharapkan dapat menjaga nilai-nilai yang sudah diajarkan, yaitu Integritas, Profesionalisme dan Entrepreneurship.

"Pendidikan menjadi tumpuan pemerintah dalam mendorong pencapaian sasaran pembangunan berkelanjutan dalam era sustainable development Goals (SDGs) serta mendukung Indonesia emas 2045. Untar menyediakan lingkungan belajar yang aman, anti kekerasan, inklusif dan efektif bagi seluruh mahasiswa untuk mendukung SDGs di bidang pendidikan dan pengembangan SDM unggul," ujarnya, Sabtu (25/05/2024).

Prof. Agustinus berharap mahasiswa yang sudah lulus dapat berkarya di tengah masyarakat sesuai bidang ilmunya. Selalu mengingat Untar sebagai almamater dan terus menegakkan nilai integritas serta profesionalisme.

"Mampu berwirausaha dan membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang. Jika sudah sukses, tidak lupa untuk kembali mengembangkan almamaternya," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc menyampaikan pentingnya mempertahankan semangat belajar dan tidak berhenti untuk mengembangkan diri.

"Mengutip dari tema wisuda, pendidikan bukan hanya untuk memperoleh gelar, tetapi juga tentang memberdayakan diri kalian agar mampu menerapkan pengetahuan di dalam kehidupan,” ucapnya saat memberi sambutan.

Prof. Toni menegaskan juga agar para lulusan tidak hanya menjadi penerima pengetahuan, tetapi juga menjadi agen perubahan yang membawa cahaya pengetahuan kepada masyarakat.

Cheyene Nadine Roseline, S.I.Kom salah seorang peserta wisuda mengatakan, gelar sarjana bukanlah sesuatu yang mudah untuk didapatkan. Menurutnya, meskipun selama proses perkuliahan banyak sekali rintangan, selalu ada keseruan juga.

“Tentunya aku juga bangga pada diri sendiri karena di wisuda ini aku diberi kesempatan untuk ambil bagian sebagai pengisi acara. Meskipun masih jauh dari kata sempurna, aku bisa melewati semuanya dan membuat keluargaku bangga,” ujar Cheyene.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....