Untar Tampilkan Karya Unik di Ajang Design Week 2024

  • 07 Okt 2024 14:34 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : Dua karya unik Desain Interor Untar yakni Arkatana serta KidEco Set tampil dalam ajang M Blok Design Week 2024 (MBDW 2024) yang berlangsung 27 September hingga 6 Oktober 2024. Kegiatan yang fokus pada pada inovasi dan keberlanjutan turut menghadirkan karya-karya terobosan dari berbagai disiplin desain seperti arsitektur, desain interior, produk, fesyen, dan desain grafis.

Berkolaborasi dengan VERSHOME dan Playo menghadirkan Instalasi bertajuk “Room No.09: The Labrary” dirancang untuk menggugah rasa ingin tahu dan kesadaran akan pentingnya penggunaan material yang lebih ramah lingkungan dan inovatif. Booth ini menonjolkan berbagai jenis material, mulai dari bahan bio-based hingga material daur ulang, yang bertujuan memperkaya pengalaman ruang.

Ferdinand, S.Ds., M.Ars. Dosen Desain Interior Untar yang mendesain Arkatana menyampaikan, kursi santai yang didesain olehnya terinspirasi dari rumah adat Tongkonan. Karya ini terbuat dari 100% rotan alami, berkolaborasi dengan Rambah Runtah dan memanfaatkan limbah kaos yang dianyam oleh komunitas ibu-ibu di Bantargebang, Bekasi.

“Proyek ini menampilkan bagaimana bahan daur ulang dapat dimanfaatkan secara kreatif, serta memberdayakan komunitas lokal melalui kerajinan tangan,” ujarnya di Lokasi acara, Minggu (06/10/2024).

Ferdinand menjelaskan, untuk karya KidEco Set sebuah rangkaian furniture edukatif dirancang oleh Maitri Widya Mutiara untuk anak-anak usia dini menggunakan material plastic daur ulang dari Mortier. Dengan desain geometris, KidEco Set membantu anak-anak belajar konsep ruang dan bentuk serta mengajarkan nilai keberlanjutan sejak dini.

“Ini semuanya masih prototype dan pengembangan, jadi belum di produksi secara massal tapi ke depannya kita akan coba,” katanya.

Ferdinand berharap, dengan turut berpartisipasi dalam ajang MBDW 2024 akan semakin meningkatkan awerness masyarakat umum bahwa pentingnya sustainable dan adanya material-material alternatif yang bisa dihasilkan dari limbah.

“Supaya industri kita bisa lebih mengenal material alternatif dan menggunakannya, karena sekarang ini material alternatif tergolong cukup mahal pengunaannya dalam industri. Jadi dengan kepedulian ini, industri bisa mengenal material alternatif sehingga demaind nya lebih tinggi dan harganya lebih murah,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Dwi Sulistyawati dosen Desain Interior UNTAR usai talkshow bertema “Reimagining Space: How Sustainability Shapes the Future of Interior Design Industry” mengatakan, dalam era pembangunan berkelanjutan yang sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), pentingnya desain interior yang tidak hanya estetis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi penggunanya. Menurutnya, desain yang baik harus mampu meningkatkan kualitas hidup individu yang menggunakannya.

“Desain yang bagus adalah ketika pengguna mengalami peningkatan nilai hidup yang lebih baik. Hal ini tercapai ketika mereka menggunakan desain yang kita buat, sehingga mereka merasa lebih sehat dan bahagia,” ujar Dwi dalam sebuah diskusi tentang pentingnya empati dalam desain,” ujarnya.

Untuk menciptakan desain yang efektif dan berkelanjutan, desainer perlu memahami kebutuhan dan keinginan pengguna. Pertama harus empati terhadap pengguna dengan mengetahui apa yang sebenarnya mereka butuhkan. Setelah membangun empati, langkah selanjutnya adalah mendefinisikan kebutuhan pengguna secara spesifik.

“Kita perlu memahami masalah yang dihadapi pengguna sehingga mereka membutuhkan desain kita. Desain yang baik harus mampu mempermudah aktivitas sehari-hari mereka, memberikan kenyamanan, dan yang terpenting, membuat mereka merasa senang,” kata Dwi.

Sementara itu, Creative Director of VERSHOME Roni Timothy menyoroti pentingnya membangun kesadaran masyarakat mengenai keberlanjutan dalam desain interior. Roni menjelaskan bahwa VERSHOME berusaha menciptakan komunitas yang peduli terhadap isu-isu keberlanjutan melalui inovasi desain yang berkelanjutan.

“Nama ‘Laboratorium Library’ adalah representasi dari tujuan kami untuk meningkatkan kesadaran tentang keberlanjutan di masyarakat. Kami ingin agar lebih banyak orang memahami dan terlibat dalam gerakan ini,” ujar Roni.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....