Trotoar Dekat Bundaran HI hanya tersisa 30 cm
- 16 Jun 2025 12:16 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Kondisi trotoar di jantung ibu kota kembali menjadi sorotan. Di dekat Bundaran Hotel Indonesia (HI), ruang pijak bagi pejalan kaki menyempit drastis hingga hanya menyisakan sekitar 30 sentimeter. Hal ini membuat para pengguna jalan harus ekstra hati-hati, bahkan sebagian memilih turun ke jalan raya, mempertaruhkan keselamatan di tengah lalu lintas padat kata pegiat hak pejalan kaki.
Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus, menyampaikan kekecewaannya dalam wawancara dengan Radio Republik Indonesia atau RRI Jakarta, Senin 16 Juni 2025. “Kami sangat prihatin dan kecewa. Apakah ini hadiah ulang tahun Jakarta yang ke-498 bagi pejalan kaki?” ujarnya.
Alfred mengungkap bahwa Koalisi Pejalan Kaki telah menyampaikan keberatan kepada Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta, khususnya kepada Gubernur Pramono Anung dan Dinas Bina Marga. Ia menekankan bahwa trotoar adalah ruang publik yang wajib dijaga oleh pemerintah. “Kalau ini dilakukan oleh pihak gedung, artinya mereka telah membangkang regulasi. Itu seharusnya bisa diproses secara pidana,” ucap Alfred dengan tegas.
Dari penelusuran media sosial Koalisi Pejalan Kaki, kondisi ini terjadi di Jalan Teluk Betung, sejengkal dari Bundaran HI. Belum ada informasi resmi bagaimana pemangkasan lebar trotoar yang tersisa hanya 30 cm dibagian belokan dan maksimal 50 cm dibagian lurus jalan.
Koalisi Pejalan Kaki menilai masalah ini dianggap sangat serius karena menyangkut keselamatan ribuan orang yang melintasi kawasan tersebut setiap harinya. “Kami kasih waktu sampai ulang tahun Jakarta selesai (22 Juni 2025,red) belum diperbaiki, kami siap membawa kasus ini ke ranah hukum,” kata Alfred.
Koalisi Pejalan Kaki menyoroti ironi pembangunan kota yang gencar menggembar-gemborkan konsep “Jakarta Kota Global” namun abai terhadap hak dasar warganya. "Kita tidak butuh narasi smart city kalau real footstep saja masih tersandung aspal bopeng," tertulis dalam unggahan Koalisi di Instagram.
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....