BRIN Mengungkap Terjadinya Fenomena Pergerakan Bulan Menjauhi Bumi

  • 04 Sep 2024 13:00 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Dalam catatan sejarah panjang sejarah manusia, keberadaan bulan tentu tidak pernah lepas dan terpisahkan dari bumi. Miliaran tahun silam durasi rata-rata hari di Bumi kurang dari 13 jam. Sekarang, durasi rata-rata hari terus bertambah panjang. Mengapa demikian? Ya itu lantaran hubungan antara Bulan dan lautan kita.

Adalah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengemukakan sebuah fenomena astronomi pergerakan bulan menjauhi Bumi. Fenomena tersebut diprediksi akan menambah durasi waktu satu hari di Bumi. Dilansir dari antaranews.com, Jumat (30/8/2024), Peneliti astronomi dan astrofisika BRIN Thomas Djamaluddin menjelaskan pergerakan bulan yang menjauhi Bumi disebabkan oleh interaksi antara Bumi, bulan, dan Matahari. Sehingga dapat mengakibatkan terjadinya rotasi Bumi akan melambat, bulan menjauh, dan revolusi bulan melambat atau periodenya makin panjang.

Thomas juga menjelaskan, bahwa setiap tahun bulan bergerak 3,5 sentimeter menjauh dari bumi, yang membuat rotasi bumi melambat 0,002 detik per abad. Dengan kata lain, setiap 100 ribu tahun, durasi satu hari di Bumi hanya bertambah dua detik. Dampak pergeseran bulan menjauhi Bumi baru terasa oleh manusia dalam jangka waktu yang sangat panjang. Sedangkan untuk penambahan waktu satu hari di bumi menjadi 25 jam baru akan terjadi 180 juta tahun mendatang. Oleh karenanya, dampak pergeseran Bulan menjauhi Bumi baru terasa oleh manusia dalam jangka waktu yang sangat panjang.

Pada beberapa waktu yang lalu, langit Indonesia terjadi penampakan fenomena astronomi yang unik yakni parade planet, di mana sebanyak enam planet terlihat berada dalam posisi sejajar. Kabarnya planet yang bisa disaksikan di langit Indonesia diantaranya, Jupiter, Mars, dan Saturnus sebagai planet terang. Kemudian terjadi pula penampakan planet Merkurius yang nampak sebagai planet redup. Bahkan Peneliti astronomi dan astrofisika BRIN Thomas Djamaluddin juga mengatakanhanya planet Mars, Jupiter, dan Saturnus yang dapat dilihat dengan mata telanjang.

(Sumber: antaranews.com)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....