Pudarnya Kejayaan Sekolah Swasta di Kabupaten Buleleng

  • 29 Jun 2024 19:40 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Keberadaan yayasan sekolah swasta di Kabupaten Buleleng, Bali, mendapat sorotan. Pasalnya, kejayaan mereka kini sudah mulai memudar. Pamornya pun tidak sementereng dulu.

Tak jarang beberapa sekolah swasta terpaksa tutup karena tidak mendapatkan siswa didik. Sekolah swasta menghadapi tantangan yang signifikan karena persaingan yang semakin ketat dengan sekolah negeri yang menawarkan pendidikan gratis atau biaya yang lebih rendah.

Ketua DPC Gerindra Buleleng, Gede Arya Astawa, mempertanyakan perhatian pemerintah terkait keberadaan sekolah swasta di Kabupaten Buleleng. Ia berharap ada intervensi dari pemimpin daerah untuk memperhatikan nasib sekolah swasta apalagi Kabupaten Buleleng terkenal sebagai Kota Pendidikan.

“Karena selama ini pemerintah seolah olah mengabaikan yayasan lembaga pendidikan di Kabupaten Buleleng. Padahal lembaga tersebut berperan untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat. Saya berharap siapapun nanti pemimpinnya bisa memperhatikan hal ini,” kata Arya Astawa, Kamis (27/06/2024).

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, menyebut pemerintah telah melakukan upaya untuk memberikan stimulasi pada sekolah swasta. Ia mengatakan, pemerintah daerah telah memberikan dana hibah untuk keberlangsungan lembaga pendidikan swasta terutama yang berada di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Beberapa sekolah swasta di Kabupaten Buleleng diketahui telah mencoba mengembangkan program-program unik atau meningkatkan kerja sama dengan komunitas lokal untuk tetap relevan dengan perkembangan pendidikan saat ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....