Seleksi Wilayah II KRI, Tim Robot UMS Tunjukkan Usaha Maksimal
- 02 Jun 2024 23:03 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta : Berakhir nya Seleksi Wilayah II Kontes Robot Indonesia (KRI) 2024. Empat tim robot dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah menyelesaikan pertandingan Seleksi Wilayah I & II, dengan tim mengoperasikan robotnya di Auditorium Muhammad Djazman, Sabtu (1/6/2024).
Presiden Robot Research (RR) UMS, Harry Budi Saputra, menjelaskan bahwa perbedaan perolehan poin tahun ini dan tahun kemarin lebih besar. Yang di mana pemberian poin tahun kemarin sedikit sulit di dapatkan, sedangkan pemberian poin tahun ini mudah didapatkan dan dari kemudahan itu semakin besar pula poinnya.
Ketua Tim RR El Ganador yang berlaga di divisi Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI), Ilham Aziz Saputra mengatakan bahwa koordinasi antara tim dengan operator berjalan lancar dan tidak terkendala suatu apapun.
"Perbedaannya di race 1 kemarin kita gagal dalam pengambilan satu sampah dan jatuh, lalu di race 2 hari ini alhamdulillah semua sampah terambil dan semua sampah benar di kotak sampah," ujar Ketua Tim RR El Ganador.
Di divisi Kontes Robot SAR Indonesia (KRSRI) juga berjalan lancar pada race 2 ini. Untuk race 2 Tim KRSRI UMS memberikan hasil yang lebih memuaskan, karena pada race pertama yang dilaksanakan pada hari Jum'at, (31/5) hasilnya kurang memuaskan dan tidak sesuai target, sedangkan di race 2 ini hasilnya sudah sesuai target.
"Untuk misinya, robot itu melewati rintangan dan melewati area boneka yang ada di situ untuk mengambil korban di area bencana. Tugas robot untuk memindahkan korban ke safety zone, jadi ada beberapa area safety zone di track itu. Untuk area bencana nya ada sekitar 4 yaitu jalan gempa, rintangan berlumpur, tangga, dan rintangan campuran seperti batu koral dan kelereng," jelas Ketua Divisi KRSRI, Muhammad Dwiki Aji Nugroho.
Perasaan ketiga tim saat bertanding sangat beragam, seperti perasaan nervous karena sebagai tuan rumah ingin memberikan hasil yang terbaik. Serta rasa suka dan duka karena berusaha untuk mencari riset.
"Perasaannya sangat berbeda pada saat trial, error, dengan race nya itu berbeda di setiap tim. Dimana saat trial kita sudah bisa dan sudah santai, tapi pada saat race dimulai kita tegang dan harus penuh tanggung jawab dan disitulah adrenalin nya," jelas Presiden Robot Riset UMS yang juga menjadi pengarah untuk robot Abu Hero dari divisi Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI).
Sedangkan robot Adisha UMS pada divisi Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) telah menyelesaikan pertandingan di hari sebelumnya. (Edwi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....