Unas akan Tindak Tegas Akademisinya Jika Melanggar Etika

  • 17 Apr 2024 07:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Universitas Nasional (Unas) menyampaikan sikap resmi menanggapi kasus Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unas, Prof. Kumba Digdowiseiso. Ia dituding mencatut nama-nama dosen dari Universiti Malaysia Terengganu (UMT) dalam makalahnya tanpa sepengetahuan dosen yang bersangkutan.

Kepala Humas Unas, Marsudi menegaskan, pimpinan Universitas Nasional akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku. Yakni, apabila yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran akademik.

"Pimpinan Universitas Nasional akan menindak tegas pihak yang melanggar etika dan nilai-nilai integritas insan akademis," kata Marsudi keterangan resmi yang diterima RRI, Selasa (16/4/2024).

Ia menambahkan, Unas mendukung upaya setiap fakultas dan program studi untuk bekerja sama dengan perguruan tinggi lain, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini guna meningkatkan Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi.

Unas juga berkomitmen untuk mengimplementasikan berbagai program kerja dengan perguruan tinggi dunia. Yakni, untuk memperoleh peringkat akreditasi terbaik pada level nasional dan level internasional;

Namun, pimpinan Universitas Nasional mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat luas dan insan akademis untuk tetap mengedepankan etika dan nilai-nilai integritas serta obyektivitas. Khususnya, terhadap persoalan yang sedang berkembang.

Sebelumnya, blog Retraction Watch menulis laporan bahwa Prof. Kumba telah mencatut nama asisten profesor keuangan di Universiti Malaysia Terengganu, Safwan Mohd Nor. Safwan mengaku sama sekali tidak mengenal nama Kumba.

"Kami bahkan tidak tahu siapa orang ini," kata Safwan Mohd Nor dikutip dari Retraction Watch, Jumat (12/4/2024).

Nama Safwan tercantum di empat publikasi ilmiah yang tidak diindeks oleh Web of Science milik Clarivate. Ia menduga, publikasi ilmiah itu bermasalah. "Sepertinya ini seperti jurnal penipuan atau predator," kata Safwan.

Ada nama 24 staf di UMT yang tanpa sepengetahuan mereka masuk dalam daftar penulis di publikasi ilmiah Prof. Kumba. Berdasarkan profil Google Scholar, Kumba juga telah menerbitkan setidaknya 160 makalah di 2024.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....