4 April, Sejarah Hari Persandian Nasional

  • 04 Apr 2024 13:48 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam: Tanggal 4 April diperingati Hari Persandian Nasional. Peringatan ini didedikasikan untuk isu pengamanan dan pertahanan informasi di pemerintahan, yang telah terlaksana sejak awal masa kemerdekaan.

Sejarah Hari Persandian Nasional dimulai pada masa mempertahankan kemerdekaan. Di mana Djawatan Teknik Bagian B Kementerian Pertahanan bertanggung jawab mempertahankan di ibu kota pemerintahan, yang pada saat itu di Yogyakarta.

Amir Sjarifoeddin yang merupakan Menteri Pertahanan pada saat itu, menimbang diperlukan adanya pengamanan dari segi komunikasi di kementerian pertahanan dan angkatan perang. Akhirnya pada 4 April 1946, Roebiono Kertopati yang kini dikenal sebagai Bapak Persandian Negara Republik Indonesia diperintahkan untuk membentuk Dinas Kode.

Mengutip dari laman resmi BSSN, Dinas Kode kemudian mengalami beberapa perubahan nama, di antaranya Djawatan Sandi Berdasarkan keputusan Kementerian Pertahanan Nomor 11/MP/1949 Tanggal 2 September 1949, kemudian tepatnya pada 22 Februari 1972, Keputusan Presiden Nomor 7/1972, Djawatan Sandi berubah lagi namanya menjadi Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg).

Hari pembentukan Dinas Kode pada 4 April tersebut menjadi dasar penetapan Hari Persandian Nasional. Serta menjadi landasan dalam dibentuknya Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada 19 Mei 2017, yang menjadi institusi keamanan informasi di masa kini.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....