NASA Uji Cat Khusus untuk Petakan Aliran Udara pada Model Sayap Pesawat
- 03 Okt 2026 11:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- NASA untuk pertama kalinya menguji unsteady Pressure Sensitive Paint pada model sayap berukuran besar yang dapat bergerak bebas di lingkungan rendah oksigen.
- Cat khusus tersebut berubah tingkat kecerahannya sesuai tekanan aliran udara dan direkam kamera berkecepatan tinggi untuk menghasilkan data pemodelan.
- Teknologi ini membuka peluang pengujian model pesawat fleksibel yang dapat beradaptasi saat terbang untuk meningkatkan efisiensi.
RRI.CO.ID, Jakarta - NASA melakukan pengujian teknologi baru untuk memetakan aliran udara di sekitar sayap pesawat menggunakan Unsteady Pressure Sensitive Paint. Pengujian berlangsung di Transonic Dynamics Tunnel milik NASA Langley Research Center, Virginia.
Mengutip laman resminya, Sabtu, 3 Oktober 2026, peneliti menggunakan model sayap standar yang dikenal sebagai Benchmark Supercritical Wing. Dalam pengujian tersebut, cat khusus pada permukaan sayap berubah tingkat kecerahannya sesuai tekanan yang diberikan aliran udara.
Ketika terkena sinar ultraviolet, permukaan model sayap tampak bercahaya merah muda keunguan. Sementara, kamera berkecepatan tinggi merekam perubahan tersebut untuk menghasilkan data pemodelan.
Pengujian ini menggabungkan dua teknologi penting NASA. Model sayap benchmark tidak mewakili jenis pesawat tertentu, melainkan digunakan sebagai model universal.
Teknologi ini digunakan untuk membantu peneliti meningkatkan pemodelan komputer berdasarkan data yang diperoleh dari terowongan angin. Peneliti NASA di Langley dan Ames Research Center di California telah mengembangkan penggunaannya selama bertahun-tahun.
Adapun, teknologi tersebut diterapkan dalam pengujian terowongan angin untuk pesawat dan roket. Pengujian terbaru menjadi yang pertama menggunakan teknik tersebut pada model berukuran besar yang dapat bergerak bebas dalam lingkungan rendah oksigen.
Pencapaian ini dimungkinkan oleh kemampuan khusus Transonic Dynamics Tunnel. Hasil pengujian membuka peluang untuk penelitian menggunakan model pesawat fleksibel.
Model tersebut dirancang dapat menekuk dan beradaptasi selama penerbangan. Teknologi ini diharapkan mendukung pengembangan pesawat yang lebih efisien.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....