Supernova 45 Juta Tahun Cahaya Meledak, Astrofotografer Berlomba Abadikan Momen
- 14 Sep 2026 09:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- SN 2026aaiv ditemukan pada 1 September 2026 di galaksi NGC 7331 yang berjarak sekitar 45 juta tahun cahaya.
- Supernova masih relatif redup tetapi terus terang, sehingga menjadi target menarik bagi astronom dan astrofotografer.
- Pengamatan dapat dilakukan dengan peralatan amatir tertentu, termasuk teleskop besar dan teleskop pintar seperti Seestar S50. 10 Kata Kunci
RRI.CO.ID, Jakarta - Sebuah supernova tengah menarik perhatian astronom dan astrofotografer di seluruh dunia. Ledakan bintang bernama SN 2026aaiv itu terjadi di galaksi spiral NGC 7331.
Mengutip Space.com, Senin, 14 September 2026, benda langit itu berjarak sekitar 45 juta tahun cahaya dari Bumi. Supernova tersebut pertama kali terdeteksi oleh survei ATLAS pada 1 September 2026.
NGC 7331, atau dikenal sebagai Caldwell 30, berada di konstelasi Pegasus. NGC 7331 juga dapat diamati dari belahan Bumi utara maupun wilayah lintang menengah di belahan selatan.
Penemuan ini langsung menjadi target menarik bagi para pemburu astrofotografi karena supernova akan perlahan meredup setelah mencapai puncaknya. Ratusan astrofotografer telah berhasil mengabadikan fenomena tersebut, termasuk Andrew McCarthy.
Andrew menangkap gambar SN 2026aaiv sebagai bagian dari proyek pengamatan NGC 7331 selama 100 jam. Kemudian, Tom Masterson dari Mount Wilson Observatory juga merekam tersebut pada 10 September menggunakan teleskop berdiameter 60 inci.
Adapun, SN 2026aaiv memiliki magnitudo sekitar 15,7 dan masih menunjukkan tanda-tanda semakin terang, Jumat, 11 September 2026. Meski relatif redup, supernova ini masih dapat dicoba diamati menggunakan peralatan amatir.
NGC 7331 sendiri membutuhkan teleskop atau teropong berukuran besar untuk terlihat. Sementara itu, SN 2026aaiv jauh lebih menantang dan disarankan diamati menggunakan teleskop besar.
Pengamat pun dapat menggunakan teknik averted vision, yakni mengarahkan pandangan sedikit ke samping dari pusat galaksi. Teknik tersebut membantu mata menangkap objek yang sangat redup dengan memanfaatkan sel batang yang lebih sensitif terhadap cahaya.
Pilihan yang lebih praktis adalah menggunakan teleskop pintar. Pengguna Seestar S50 dilaporkan berhasil merekam SN 2026aaiv dengan sekitar dua jam pencahayaan menggunakan eksposur 10 detik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....