NASA dan IBM Luncurkan AI untuk Bongkar Rahasia Bulan
- 14 Sep 2026 11:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- NASA dan IBM meluncurkan Lunar Foundation Model, AI sumber terbuka yang dirancang untuk membantu menganalisis data ilmiah Bulan.
- Data LRO menjadi sumber utama pelatihan, termasuk mosaik citra beresolusi tinggi yang dikumpulkan selama lebih dari 17 tahun.
- AI ditargetkan mempercepat penemuan ilmiah, termasuk pemetaan kawah, pencarian aktivitas vulkanik muda, dan pemodelan lokasi es air di kutub Bulan.
RRI.CO.ID, Jakarta – NASA tengah menggandeng IBM untuk memanfaatkan AI guna membantu ilmuwan mengolah dan menemukan informasi penting dari data tersebut. Mengutip Space.com, Senin, 14 September 2026, mereka mengembangkan NASA-IBM Lunar Foundation Model.
Ini merupakan model AI sumber terbuka yang dirancang untuk membantu peneliti menyisir data ilmiah mengenai Bulan. Model tersebut tersedia secara gratis melalui platform Hugging Face.
Besarnya data yang harus dianalisis menjadi salah satu alasan pengembangan teknologi ini. Data-data itu kemudian dikumpulkan oleh Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO).
Adapun, data LRO selama bertahun-tahun itu bahkan disebut melampaui total data dari seluruh misi planet NASA jika digabungkan. Model AI baru ini terutama dilatih menggunakan data dari misi LRO.
Selama lebih dari 17 tahun, wahana antariksa tersebut mengumpulkan mosaik citra beresolusi tinggi, hampir mencakup seluruh permukaan Bulan. Dengan bantuan AI, para ilmuwan diharapkan dapat mempercepat berbagai penelitian.
AI ini dapat membantu berbagai penelitian Bulan, mulai dari pemetaan kawah dan identifikasi fitur vulkanik muda. Teknologi tersebut juga dapat digunakan untuk memodelkan kemungkinan lokasi endapan es air di sekitar kutub Bulan.
“Mengungkap misteri Bulan membutuhkan kemampuan untuk belajar dari volume data ilmiah yang luar biasa besar. Model Dasar Bulan NASA-IBM memberikan landasan bagi para ilmuwan untuk menjelajahi Bulan secara menyeluruh,” kata Juan Bernabe-Moreno, Direktur IBM Research Eropa, Inggris, dan Irlandia dalam IBM.com dikutip RRI.co.id , Senin, 14 September 2026
Bahkan, pengumpulan data hanyalah sebagian dari proses penelitian. Demikian disampaikan Chief Science Data Officer sekaligus Acting Chief Data and AI Officer NASA, Kevin Murphy.
Tantangan berikutnya adalah membuat data dalam jumlah sangat besar tersebut lebih mudah dieksplorasi dan dimanfaatkan oleh para ilmuwan. Pengembangan Lunar Foundation Model juga menjadi bagian dari kerja sama mereka mengembangkan AI yang berfokus pada ilmu pengetahuan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....