Teleskop Ruang Angkasa Roman Selesaikan Koreksi Lintasan Pertama menuju Orbit
- 01 Sep 2026 13:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Teleskop Roman NASA menyelesaikan pembakaran koreksi lintasan pertama selama sekitar tiga menit.
- Manuver dilakukan untuk menjaga Roman tetap menuju titik Lagrange kedua atau L2.
- Penyisipan ke orbit L2 dijadwalkan sekitar 100 hari setelah peluncuran.
RRI.CO.ID, Jakarta - Teleskop Antariksa Nancy Grace Roman milik NASA menyelesaikan pembakaran koreksi lintasan pertama setelah diluncurkan menuju orbit akhirnya. Pada pukul 12.02 EDT, Roman melakukan pembakaran selama sekitar tiga menit untuk menyesuaikan lintasan menuju orbit akhir.
Dikutip laman NASA, Selasa, 1 September 2026, manuver tersebut merupakan koreksi lintasan pertama dua penyesuaian orbit yang direncanakan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan Roman tetap berada pada jalur menuju titik Lagrange kedua atau L2.
NASA menyebut koreksi lintasan kedua akan dilakukan jika diperlukan dan direncanakan berlangsung pada akhir pekan ini. Setelah perjalanan menuju L2, penyisipan Roman ke orbit ditargetkan berlangsung sekitar 100 hari setelah peluncuran.
Kemudian, Roman hanya memerlukan pembakaran koreksi posisi secara berkala, sekitar setiap 28 hari. Adapun, Roman berpisah dari roket pada Minggu, 30 Agustus, pukul 07.57 waktu setempat.
Sementara itu, Deep Space Network akan menyediakan data pelacakan penting untuk menentukan posisi Roman di ruang angkasa. Data tersebut mencakup pengukuran jarak dan sudut secara presisi untuk membantu tim pengendali mengetahui posisi teleskop.
Dukungan pengiriman data juga akan diberikan Badan Antariksa Eropa atau ESA dan Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang atau JAXA. ESA akan menggunakan stasiun bumi New Norcia, sedangkan JAXA mengandalkan stasiun Misasa untuk mendukung komunikasi dengan Roman.
Dalam sekitar 30 menit setelah berpisah dari roket, Roman dijadwalkan membuka Solar Array Sun Shield. Perangkat tersebut berfungsi menghasilkan energi sekaligus menjadi pelindung termal untuk menjaga teleskop tetap dingin selama perjalanan menuju L2
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....