NASA Mulai Pasang Empat Mesin RS-25 di Artemis III
- 29 Agt 2026 13:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- NASA mulai memasang empat mesin RS-25 pada roket SLS untuk Artemis III.
- Integrasi booster dan wahana Orion terus dilakukan menjelang misi tahun depan.
- Empat astronaut Artemis III menjalani latihan intensif dan simulasi penerbangan.
RRI.CO.ID, Jakarta - NASA mulai memasang empat mesin RS-25 pada roket Space Launch System atau SLS. Roket inilah yang akan membawa awak Artemis III ke Bulan tahun depan.
Pemasangan dimulai di Vehicle Assembly Building, Kennedy Space Center, pada 24 Agustus 2026. Mengutip NASA, Sabtu, 29 Agustus 2026, langkah ini merupakan tahap lanjutan integrasi badan utama roket.
Teknisi juga melanjutkan pemasangan sistem propulsi dan kelistrikan pada badan utama SLS. Setiap mesin RS-25 memiliki berat sekitar 3,5 ton dan menghasilkan daya dorong hampir 500 ribu pon.
Keempat mesin tersebut akan menyala lebih dari delapan menit selama peluncuran. Mesin mengonsumsi propelan sekitar 1.500 galon per detik selama proses tersebut.
Empat mesin untuk Artemis III di antaranya yakni E2054, E2057, E2048, dan E2052. Sebelumnya, mesin-mesin ini digunakan dalam sejumlah misi pesawat ulang-alik.
Salah satunya, mesin E2048, pernah mendukung misi STS-129 dan STS-95. Ini termasuk penerbangan astronaut sekaligus senator Amerika Serikat, John Glenn.
Sementara itu, teknisi NASA telah menyelesaikan lebih dari separuh proses penyusunan segmen motor pendorong roket berbahan bakar padat. Kemajuan juga terjadi pada wahana Orion setelah modul kru dan modul servis berhasil diintegrasikan.
NASA telah menyalakan Orion untuk pertama kalinya setelah kedua modul disatukan. Pengujian dilakukan untuk memastikan konektivitas listrik, komunikasi, serta sistem pendukung antara modul kru dan modul servis berjalan baik.
Di sisi lain, astronaut Artemis III, Randy Bresnik, Andre Douglas, Frank Rubio, dan astronaut ESA Luca Parmitano, menjalani pelatihan intensif. Pelatihan mencakup pengoperasian Orion, prosedur pendaratan, keselamatan air, penggunaan pakaian antariksa, hingga simulasi bersama tim pengendali penerbangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....