UIII Catat Sejarah, Luluskan 34 Doktor Perdana dari 22 Negara
- 27 Agt 2026 12:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- UIII mencatat sejarah baru dengan meluluskan angkatan doktoral perdana dalam wisuda pada 27 Agustus 2026.
- Sebanyak 204 lulusan resmi menyandang gelar magister dan doktor dari empat fakultas. Dari jumlah tersebut, tercatat 34 lulusan doktor yang menjadi angkatan doktoral pertama sejak UIII berdiri.
- UIII berkomitmen membawa pengalaman Indonesia mengenai Islam, demokrasi, dan pluralisme ke tingkat global.
RRI.CO.ID, Depok - Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) mencatat sejarah baru dengan meluluskan angkatan doktoral perdananya dalam prosesi wisuda di Gedung Rektorat UIII, Depok, Kamis, 27 Agustus 2026. Tercatat 34 doktor dari empat fakultas, yakni Fakultas Kajian Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Pendidikan.
Selain itu, sebanyak 170 lulusan resmi menyandang gelar magister UIII. Dari jumlah tersebut, sebanyak 105 lulusan merupakan mahasiswa Indonesia dan 99 lainnya mahasiswa internasional yang berasal dari 22 negara.
Rektor UIII Prof. Jamhari Makruf, Ph.D, mengatakan, wisuda tersebut bukan sekadar seremoni akademik. Namun, menjadi bagian penting dari perjalanan UIII sebagai perguruan tinggi bertaraf internasional.
"Ini bukan sekadar wisuda. Ini adalah awal dari sejarah intelektual yang semakin kuat di UIII," kata Rektor dalam sambutannya pada acara wisuda ke-4 UIII di Kampus Depok, Kamis, 27 Agustus 2026.
Prof Jamhari menegaskan, keberadaan lulusan doktoral tersebut menjadi langkah nyata dalam mewujudkan visi UIII sebagai pusat keunggulan pendidikan dan riset Islam tingkat internasional.
"Kami tidak hanya mencetak lulusan. Kami melahirkan para pemikir, peneliti, dan pemimpin masa depan yang diharapkan membawa gagasan baru bagi dunia," ujarnya.

Internasionalisasi UIII
Keberagaman latar belakang mahasiswa menjadi salah satu karakter UIII. Kehadiran lulusan dari 22 negara menunjukkan posisi kampus sebagai ruang dialog antarbudaya dan antarbangsa.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UIII, Assoc. Prof. Dr. Phil Syafiq Hasyim, mengatakan internasionalisasi UIII tidak semata-mata diukur dari jumlah mahasiswa asing. "Ini bukan hanya soal duduk satu kelas dengan orang dari negara lain. Ini soal belajar melihat dunia dari kacamata yang berbeda," ujarnya.
Menurut Syafiq, UIII juga membawa pengalaman Indonesia mengenai Islam, demokrasi, dan pluralisme ke ruang akademik global. "Keyakinan kami: pengalaman Indonesia tentang Islam, demokrasi, dan pluralisme layak ditawarkan ke dunia," katanya.
Lulusan Tetap Bagian dari Keluarga UIII
Dalam kesempatan itu, Prof. Jamhari juga mengingatkan para lulusan bahwa hubungan dengan UIII tidak berakhir setelah wisuda. Ia mengajak alumni tetap berkontribusi melalui riset, jejaring akademik, maupun program mentoring.
"Kalian boleh meninggalkan kampus, tapi tidak akan pernah meninggalkan UIII," ujarnya yang disambut tepuk tangan para wisudawan.
Prof. Jamhari juga mengajak keluarga besar UIII ikut mendukung pengembangan dana abadi atau endowment kampus. "Keluarga bukan hanya tempat menerima. Keluarga juga tempat memberi," ucapnya.
Gelar Akademik adalah Tanggung Jawab
Rektor UIII Prof Jamhari berpesan agar para lulusan tidak menjadikan gelar akademik sebagai tujuan akhir pendidikan. "Gelar bukan tujuan akhir pendidikan. Gelar adalah tanggung jawab," ujarnya menegaskan.
Ia juga mengingatkan para lulusan bahwa dunia saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari polarisasi, disrupsi teknologi, ketimpangan ekonomi hingga konflik. Karena itu, para lulusan diminta tetap kritis, rendah hati, serta mampu menyikapi perbedaan dengan tetap menjunjung rasa hormat.
"Berpikirlah kritis, tetapi tetap rendah hati. Boleh berbeda, tapi jangan saling merendahkan," kata Rektor.
Menjadi Duta UIII di Dunia
Dengan berakhirnya masa studi, para lulusan UIII angkatan 2026 akan menjadi bagian dari komunitas alumni yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia maupun mancanegara. Termasuk Pakistan, Nigeria, Afghanistan dan Tanzania.
Prof. Jamhari berharap para alumni dapat menjadi duta nilai-nilai UIII, terutama keterbukaan intelektual, integritas, serta semangat menghadirkan Islam yang berkontribusi bagi kemanusiaan. "Di mana pun kalian berada, kalian akan membawa UIII dalam diri kalian," ucapnya.
Wisuda UIII 2026 sekaligus menjadi penanda lahirnya generasi pertama doktor UIII yang diharapkan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan kepemimpinan di tingkat nasional maupun global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....