China Luncurkan Jaringan 10G Pertama di Dunia

  • 25 Apr 2025 12:22 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo: China baru saja meluncurkan jaringan broadband komersial 10-Gigabit (10G) pertama di dunia di Sunan County, Provinsi Hebei, dengan fokus utama pada Pengembangan Area Baru Xiong’an, sebuah kota pintar yang sedang dibangun. Inisiatif ini adalah hasil kolaborasi antara Huawei dan perusahaan negara China Unicom, yang mulai beroperasi pada 20 April 2025.

Jaringan 10G ini memanfaatkan teknologi 50G Passive Optical Network (PON), yang mampu memberikan kecepatan unduh hingga 9.834 Mbps, kecepatan unggah sekitar 1.008 Mbps, dan latensi serendah 3 milidetik. Sebagai perbandingan, mengunduh film 4K 20GB yang biasanya memakan waktu 7-10 menit dengan koneksi 1Gbps, kini dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 20 detik dengan jaringan 10G ini.

Peluncuran jaringan ini sejalan dengan strategi infrastruktur digital nasional China, yang bertujuan menjadikan negara ini pemimpin global dalam konektivitas. Xiong’an, yang terletak 70 mil sebelah barat daya Beijing, menjadi ujicoba teknologi canggih sesuai dengan visi Presiden Xi Jinping mengenai "lingkaran kehidupan 15 menit," di mana kebutuhan warga dapat terpenuhi dalam jarak dekat.

Namun, meski diluncurkan dengan ambisi besar, laporan menunjukkan Xiong’an masih kesulitan menarik minat sektor swasta dan disebut-sebut sebagai "kota hantu" meskipun sudah menghabiskan biaya pembangunan lebih dari $100 miliar.

“Jaringan ini memperkuat posisi China dalam inovasi broadband global,” ujar sumber terkait proyek tersebut. Meskipun begitu, tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya adopsi broadband gigabit di kalangan konsumen serta kebutuhan untuk memperluas infrastruktur serat optik ke daerah-daerah yang lebih luas.

Sumber: [Huawei, China Unicom Press Release]

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....