Deklarasi Jakarta-Vatikan: Langkah Baru dalam Dialog Lintas Agama
- 25 Agt 2024 02:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, mengungkapkan pentingnya Deklarasi Jakarta-Vatikan dalam memperkuat hubungan lintas agama. Menurutnya, Pancasila menjadi landasan dalam meredakan ketegangan global.
"Model Pancasila bisa menjadi cara pandang baru bagi Bapak Paus dalam melihat hubungan antaragama. Pancasila bukan hanya ideologi bangsa, tapi juga sebuah filosofi hidup yang menghargai keberagaman dan toleransi. Ini bisa menjadi contoh bagi dunia tentang bagaimana keberagaman dapat dijadikan kekuatan dalam membangun perdamaian dan harmoni," jelas Addin dalam perbincangan bersama PRO3 RRI, Sabtu (24/08/2024).
Addin menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, kerjasama lintas agama dapat memperkuat persaudaraan di tengah situasi global yang penuh tantangan.
"Kerjasama ini harus terus diperkuat agar mampu menghadapi berbagai tantangan global yang ada. Pemuda harus berada di garis depan dalam mempromosikan dialog antaragama, karena merekalah yang akan mewarisi dunia ini. Dengan adanya deklarasi ini, kita berharap dapat membangun jembatan antara perbedaan dan menciptakan ruang untuk saling memahami," tambahnya.
Lebih lanjut, Addin menyatakan bahwa dukungan dari para pemimpin agama dunia sangat penting. Dia berpendapat bahwa Vatikan dan Al-Azhar harus ikut bertanggung jawab dalam mempromosikan perdamaian global.
"Kolaborasi ini harus terus dilanjutkan demi terciptanya perdamaian yang berkelanjutan. Para pemimpin agama dunia, termasuk Vatikan dan Al-Azhar, memiliki peran penting dalam mengarahkan umat untuk memilih jalan perdamaian daripada konflik. Mereka harus terus berperan aktif dalam dialog ini dan memastikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama," tegas Addin.
Addin Jauharudin juga mengungkapkan bahwa Deklarasi Jakarta-Vatikan menjadi simbol komitmen Indonesia dalam mendukung kerukunan lintas agama. Menurutnya, deklarasi ini memiliki dampak signifikan dalam mempromosikan moderasi beragama.
"Ini bukan hanya sekedar dokumen, tapi sebuah komitmen nyata dari Indonesia untuk terus mempromosikan moderasi beragama di kancah global. Indonesia, dengan segala keberagamannya, telah membuktikan bahwa hidup berdampingan dalam damai adalah mungkin. Deklarasi ini memperkuat pesan itu," jelasnya.
Addin juga menyoroti pentingnya dukungan semua pihak dalam menjaga dan memperkuat kerukunan lintas agama di Indonesia.
Deklarasi Jakarta-Vatikan bertema "Keadilan dan Perdamaian untuk Dunia." Deklarasi ini memuat tiga poin utama: menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai energi positif bagi peradaban dunia, mengajak kaum muda global membangun masyarakat yang toleran dan solid, serta mendukung penyebaran nilai-nilai dari Dokumen Persaudaraan Manusia untuk perdamaian dunia.
Deklarasi ini ditandatangani oleh Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin, Ketua Umum PP Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla, Ketua Umum DPP GAMKI Sahat Martin Philip Sinurat, Ketua Umum DPN Peradah Indonesia I Gede Ariawan, dan Ketua Umum Gemab Khonghucu Kris Tan. Paus Fransiskus menyaksikan langsung penandatanganan ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....