Ratusan Orang Ditangkap Buntut Kerusuhan di Inggris

  • 06 Agt 2024 08:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, London: Menurut laporan dari Dewan Kepala Polisi Nasional Inggris, sebanyak 378 orang telah ditangkap selama sepekan terakhir akibat adanya kerusuhan di seluruh negeri. Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer menyebut kerusuhan ini sebagai kerusuhan ekstremis sayap kanan.

Kerusuhan ini diawali dengan pembunuhan tiga gadis di sebuah kelas tari di Southport pada 29 Juli lalu. Sebelum identitas tersangka dikonfirmasi, rumor palsu menyebar di media sosial yang mengklaim bahwa tersangka adalah seorang pencari suaka yang tiba di Inggris dengan perahu.

Pesan-pesan ini memicu aksi massa dari kelompok sayap kanan, yang dipandu oleh media sosial, berkumpul di berbagai kota di seluruh negeri, meneriakkan slogan-slogan anti-imigrasi. Aksi kontra-protes juga terjadi, menyebabkan bentrokan antara kelompok-kelompok yang bertentangan.

Melansir dari The Guardian, kerusuhan tidak hanya terjadi di Southport, tetapi menyebar ke London, Manchester, Hartlepool, dan Aldershot. Kekacauan terus berlanjut sepanjang akhir pekan, dengan bentrokan pada hari Sabtu di berbagai kota di Inggris.

Termasuk Liverpool, Blackpool, Hull, Stoke-on-Trent, Leeds, Nottingham, Middlesbrough, Bristol, dan juga di Belfast, Irlandia Utara. Pada hari Minggu (4/8/2024), perusuh mencoba membakar sebuah hotel yang menampung pencari suaka di Rotherham, South Yorkshire dan menyerang petugas polisi.

Insiden serupa terjadi di Tamworth, Staffordshire, di hotel Holiday Inn Express, di mana laporan menyebutkan pencari suaka juga ditempatkan. Hal ini menyebabkan kebakaran, jendela yang dipecahkan, dan benda-benda yang dilemparkan ke arah petugas.

Menteri Dalam Negeri Inggris, Yvette Cooper menyatakan bahwa petugas masih melakukan tinjauan terhadap video rekaman untuk mengidentifikasi orang-orang yang melakukan perusuhan. Beberapa tersangka telah dihadapkan ke pengadilan dengan tuduhan termasuk kerusuhan, perkelahian, penyerangan, dan pencurian.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....