Indonesia Kutuk Pembunuhan terhadap Pemimpin Hamas
- 31 Jul 2024 21:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri memberikan respons atas kematian pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, yang diduga dibunuh oleh Israel. Indonesia menilai aksi itu merupakan tindakan provokatif.
“Indonesia kecam pembunuhan terhadap Ismail Haniyeh, Kepala Biro Politik HAMAS di Tehran, Iran pada 31 Juli 2024. Tindakan tersebut merupakan tindakan provokatif yang dapat tingkatkan eskalasi konflik di kawasan dan merusak proses negosiasi yang terus diupayakan,” demikian bunyi tanggapan Kemlu melalui akun “X”.
Adapun Israel disebut sebagai dalang penyebab tewasnya pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran, Iran. BBC dalam laporannya melansir media Iran menyebut, serangan udara menghantam sebuah gedung veteran perang di Teheran tempat Haniyeh menginap.
Penyerangan itu terjadi sekitar pukul 02:00, Rabu (31/7/2024) waktu setempat. Haniyeh berada di Teheran untuk menghadiri upacara pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Selasa (30/7/2024).
Sementara, Hamas secara terang-terangan menyebut Israel di balik serangan terhadap Haniyeh. Sebut Aljazeera dalam laporannya.
Sedangkan, dalam selain menewaskan Haniyeh, serangan juga menyebabkan seorang pengawalnya tewas. Mereka tewas dihantan seragan Israel di gedung tempat menginap di Teheran, Iran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....