Palestina Serukan Seluruh Pihak Tegakkan Gencatan Senjata
- 27 Mar 2024 03:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, New York: Perwakilan Tetap Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Riyad Mansour menyerukan resolusi gencatan senjata harus ditegakkan oleh seluruh pihak. Adapun Dewan Keamanan (DK) PBB mengadopsi Resolusi bernomor 2728 di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat (AS), Senin (25/3/2024).
“Tuan Presiden, setelah dewan ini akhirnya menyerukan gencatan senjata, semua pihak harus memastikan gencatan senjata itu ditegakkan. Permintaan maaf kepada mereka yang gagal menyampaikan kata-kata kepada mereka yang bisa diselamatkan dan tidak,” ujar Mansour dalam pernyataan nasional yang disampaikan dalam pertemuan.
Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Jepang sebagai Presiden DK PBB, Mansour juga menekankan pertanggungjawaban atas terjadinya perang sejak Oktober 2023 itu. Mansour mendesak agar ketidakadilan yang terjadi pada rakyat Palestina harus dihentikan segera.
“Beritahu mereka (warga Gaza) bahwa bantuan sedang dalam perjalanan, (kemudian) meminta pertanggungjawaban mereka yang menyebabkan penderitaan seperti itu. Dan ketidakadilan ini berakhir sekarang, semua ini sudah lama tertunda,” katanya.
Mansour menyebut resolusi DK PBB itu harus menjadi titik balik untuk menyelamatkan setiap nyawa. Menurutnya, hal itu juga harus menjadi tanda segera berakhirnya serangan kekejaman terhadap rakyat Palestina.
“(Palestina) suatu bangsa yang dibunuh, suatu bangsa sedang dirampas, sebuah negara sedang terlantar selama beberapa dekade. Namun, tidak pernah sebesar ini sejak saat itu, tidak pernah ada hal ini secara terbuka kepada kami dari 1948 hingga 2024 dan kami bertahan,” ucapnya.
“Kami yang telah bangkit hanya menghadapi kematian sekali lagi. Hidup harus dipersiapkan atau siapapun harus bersiap harus bersiap di Gaza, kebebasan harus disiapkan di Palestina," sambungnya.
Secara khusus Mansour mengungkapkan, sudah saatnya diberlakukannya gencatan senjata dan pengepungan terhadap wilayah Gaza. Dia menambahkan, warga di wilayah itu berhak terbebaskan dari pengepungan dan pendudukan.
“Mereka harus diberi kesempatan untuk menguburkan orang-orang yang mereka cintai, untuk meratapi kehilangan mereka, guna membangun kembali apa yang bisa mereka lakukan. Bahkan, jika gencatan senjata terjadi dan pengepungan telah dicabut sekarang, diperlukan waktu beberapa generasi untuk mengatasi trauma akibat penghancuran,” ujar Mansour.
Senin (25/03/2024) DK PBB mengadopsi resolusi yang diajukan oleh 10 anggota tidak tetap (E-10), yang menuntut gencatan senjata di Gaza selama bulan Ramadan. Yakni, dengan suara 14 suara setuju dan tidak ada yang menentang, dan satu abstain (AS).
Resolusi 2728 juga menyerukan pembebasan segera para sandera dan memastikan akses kemanusiaan ke Gaza. DK PBB menolak amandemen yang diusulkan Rusia yang menyerukan gencatan senjata permanen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....