Konflik Laut Merah, Houthi Izinkan Puluhan Kapal Berlayar
- 22 Jan 2024 22:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Yaman: Kelompok Houthi Yaman mengatakan telah mengizinkan 64 kapal untuk berlayar di Laut Merah dengan aman. Setelah mengibarkan spanduk yang menyatakan tidak terkait dengan Israel.
"Solusi termudah yang mengizinkan kapal-kapal lewat dengan aman saat berlayar di Laut Merah adalah mengibarkan tanda. Ini yang bertuliskan, kami tidak memiliki hubungan dengan Israel," kata anggota grup Mohamed Ali al-Houthi seperti dilansir Anadolu, Senin (22/1/2024).
"Solusi ini efektif dimana 64 kapal berhasil berlayar. Melewati Laut Merah dengan aman sambil mengibarkan tanda ini," ujarnya menambahkan.
Diketahui, ketegangan meningkat di Laut Merah di tengah serangan Houthi. Terhadap kapal-kapal komersial yang diduga memiliki kaitan dengan Israel.
Houthi mengatakan serangan mereka bertujuan untuk menekan Israel agar menghentikan serangan gencar mematikan di Jalur Gaza. Di mana yang telah menewaskan lebih dari 25.100 jiwa sejak serangan lintas batas kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober 2023 lalu.
Sebagai balasan, Amerika Serikat dan Inggris melancarkan serangan udara yang menargetkan Houthi di Yaman dalam beberapa hari terakhir. Lantaran telah menciptakan kekhawatiran akan terjadinya serangan inflasi baru dan gangguan rantai pasokan baru.
Laut Merah adalah salah satu jalur laut yang paling sering digunakan di dunia untuk pengiriman minyak dan bahan bakar, digunakan untuk transit. Antara Terusan Suez Mesir dan Teluk Aden, sehingga memungkinkan kapal menghindari rute yang jauh lebih mahal dan panjang melintasi pantai selatan Afrika.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....