Yaman Memanas, KBRI Pastikan WNI Aman
- 17 Jan 2024 00:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Pemerintah memastikan Warga Negara Indonesia (WNI) di Yaman dalam keadaan aman, terutama di wilayah Utara yang dikuasai Houthi. Hingga saat ini, tidak ada laporan WNI yang menjadi korban konflik antara Houthi dan Amerika Serikat.
Adapun sebaran 47 WNI tersebut adalah Sana'a 15 orang, Hudaidah 19 orang, dan Dhammar 13 orang. Duta Besar Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman, Mohamad Irzan Djohan mengatakan, wilayah paling terdekat dengan area konflik adalah 8 kilometer.
“Itu wilayah kekuasaan Houthi, dan masih aman walau jarak 8 kilometer terdengar dentuman. WNI di Yaman Utara, sedikit,” kata Duta Besar RI untuk Kesultanan Oman merangkat Republik Yaman, Mohamad Irzan Djohan, dalam perbincangan dengan Pro3 RRI, Selasa (16/1/2024).
Pihak KBRI,baik di Muscat maupun Sana’a, terus memantau kondisi WNI. Pada dasarnya, pihak KBRI meminta mereka untuk segera Dievakuasi namun mereka menolak karena merasa masih aman.
WNI di Utara Yaman, selain pelajar umumnya sudah menikah dengan warga lokal, sehingga enggan untuk dievakuasi. Pihak KBRI sudah menyiapkan rencana darurat jika situasi semakin tidak terkendali.
“Kontijensi sudah kami siapkan ketika tahun lalu sedikit eskalasi antara Houthi dengan pemerintah sah. Kita berkoordinasi dengan pusat, kita tidak mau kecolongan seperti tahun 2015,” ujar Dubes.
“Kita terus update setiap tahun, sudah tiga kali kami kesana. Jalan mana yang harus dilalu, pesawat mana, harus merapat kami sudah siap.”
Dubes mengakui Bahwa jalur komunikasi terganggu akibat perang antara kelompok Houthi dan Amerika Serikat. Secara umum ada 4.866 WNI berdomisili di Yaman, mayoritas dari mereka adalah mahasiswa di wilayah Tarim, Hadhramaut.
Pihak KBRI meminta WNI di Yaman, khususnya di Wilayah Sana'a dan sekitarnya, untuk tetap waspada. Selanjutnya mengimbau agar meninggalkan Yaman Utara ke selatan karena lebih aman.
Pihak KBRI di Muscat Oman menyiapkan nomor hotline +968 9600 0210 dan hotline +62812-9007-0027. Selanjutnya nomor Satgas di Yaman +62 812-9007-0027.
Situasi keamanan di Laut Merah memanas karena baik kelompok Houthi dan Amerika Serikat bersama Inggris, saling serang. Houthi melancarkan balas dendam dengan menembakan rudal balistik ke kapal curah milik Amerika Serikat Gibraltar Eagle.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....