Gempa Berpotensi Tsunami Landa Jepang, WNI Diimbau Waspada
- 01 Jan 2024 17:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha mengatakan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI (KBRI) Tokyo. Yaitu, guna berkoordinasi pasca terjadinya gempa berkekuatan magnitudo sekitar 7.4 melanda prefektur Ishikawa, Jepang, Senin (01/01/2024).
"Kemlu saat ini sedang berkoordinasi dengan KBRI Tokyo dan KJRI Osaka, untuk mengetahui dampak gempa dan tsunami. KBRI dan KJRI tengah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan simpul masyarakat Indonesia," kata Judha dalam pesan singkat kepada wartawan.
"Sistem lapor diri KBRI Tokyo mencatat terdapat 1.315 WNI yang menetap di Prefektur Ishikawa."
KBRI Tokyo telah mengeluarkan imbauan agar WNI waspada pasca terjadinya gempa berpotensi tsunami di sana. Terlebih, peringatan potensi tsunami belum dicabut.
"KBRI Tokyo dan KJRI Osaka telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat WNI. tetap waspada atas gempa susulan dan tsunami dan selalu memantau informasi dan arahan otoritas setempat. Peringatan tsunami di sepanjang pesisir barat Jepang, masih belum dicabut hingga malam hari ini waktu Jepang," ujarnya.
"KBRI Tokyo dan KJRI Osaka telah mengaktifkan nomor hotline untuk situasi darurat sebagai berikut. KBRI Tokyo: +818035068612 dan KJRI Osaka: +818031131003."
Adapun gempa berkekuatan magnitudo sekitar 7.4 melanda prefektur Ishikawa, Jepang, Senin (01/01/2024), pada pukul 16.10 JST atau 14.10 WIB. Gempa juga dirasakan di wilayah Prefektur Niigata, Toyama, dan Fukui, Nagano, Gifu, Tokyo, Yamagata, Fukushima, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Saitama, Shizuoka, Aichi, Mie, Shiga, Kyoto dan Osaka
Serta, Hyogo, Nara, Tottori, Iwate, Miyagi, dan Akita. Gempa telah menyebabkan gelombang tsunami di beberapa wilayah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....