Korban Pembajakan di Somalia, Empat ABK Tiba di Soetta

  • 06 Okt 2026 22:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Empat Anak buah kapal (ABK) MT Honour 25 berkewarganegaraan Indonesia akhirnya dipulangkan ke Tanah Air
  • Mereka sebelumnya sempat dibajak perompak diperairan Somalia tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa, 6 Oktober 2026

RRI.CO.ID, Tangerang - Empat anak buah kapal (ABK) MT Honour 25 berkewarganegaraan Indonesia akhirnya dipulangkan ke Tanah Air. Mereka sebelumnya sempat dibajak perompak di perairan Somalia tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa, 6 Oktober 2026.

Ke-empatnya mendapat sambutan di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Isak tangis sanak keluarga yang menjemputnyapun pecah.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono serta Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Nasir atau yang akrab disapa Tata turut hadir dalam penyambutan. Ke-empat ABK itu yakni, Ashari Samadikun (Nakhoda/Kapten) asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Wahudinanto (Chief Officer) asal Pemalang, Jawa Tengag, Adi Faizal (2nd Officer) asal Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan dan Fiki Mutakin asal Bogor, Jawa Barat (mengalami luka).

Ke-empatnya menjalani perjalanan panjang setelah berhasil ke luar dari penahanan para perompak Somalia usai melewati proses negosiasi. Tentunya melalui KBRI Nairobi di Kenya serta KBRI Islamabad dan KJRI Karachi di Pakistan.

Menko PMK, Sugiono menyampaikan pemulangan WNI menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada warga negaranya. Selain itu, pemerintah juga memastikan pemulihan fisik dan mental para korban berjalan optimal dengan memberikan perhatian penuh pada aspek kesehatan pasca-penyanderaan.

“Pada kesempatan ini, saya selaku Menko PMK ingin memastikan bahwa kelanjutan dari proses ini. Dimana perawatan kesehatan bagi saudara-saudara kita ini juga bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Atas keberhasilan pembebasan tersebut, Menko PMK Sugiono menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada berbagai pihak yang berjibaku selama proses penyelamatan. Selain itu, apresiasi khusus ditujukan kepada Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, Komisi I DPR RI, KBRI di Yaunde, serta seluruh unsur yang terlibat.

“Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah membantu dan terlibat dalam proses pemulangan, pembebasan. Sehingga saudara-saudara kita bisa kembali bertemu dengan sanak keluarganya," ucap Sugiono.

Saat menjabat Menteri Luar Negeri, Sugiono juga pernah menyatakan komunikasi intensif telah ditempuh dengan semua pihak, termasuk dengan pembajak. Hal itu dalam upaya penyelamatan empat warga negara Indonesia ABK yang disandera di Somalia.

Dalam negosiasi itu, Kemlu turut melibatkan perwakilan RI, termasuk KBRI Nairobi di Kenya serta KBRI Islamabad dan KJRI Karachi di Pakistan. Tujuannya untuk mengoptimalkan upaya memastikan keamanan dan penyelamatan para WNI ABK MT Honour 25.

Pemerintah Indonesia mengupayakan agar langkah-langkah intensif yang ditempuh tersebut dapat berujung pada pembebasan dengan selamat terhadap para WNI korban pembajakan kapal di Somalia. Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah menyatakan empat WNI yang menjadi korban pembajakan kapal MT Honour 25 di Somalia dalam kondisi baik dan penanganan kasus masih berlangsung.

Awak kapal yang dibajak tersebut terdiri atas empat WNI, 10 warga Pakistan, seorang warga India, dan seorang warga Myanmar. Empat WNI tersebut diketahui berasal dari Sulawesi Selatan, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....