UEA, Saudi, dan Irak Bahas Upaya Cegah Konflik Regional Meluas

  • 15 Sep 2026 15:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Luar Negeri UEA Abdullah bin Zayed Al Nahyan memimpin diskusi multilateral untuk mencegah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah bersama mitra dari Arab Saudi dan Irak.
  • Pembahasan dilakukan melalui komunikasi telepon dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud untuk meninjau perkembangan keamanan terkini.
  • Upaya diplomasi ini dilakukan dalam konteks perkembangan keamanan regional yang berlangsung dengan cepat dan memerlukan koordinasi antar negara Arab.

RRI.CO.ID, Abu Dhabi — Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) Abdullah bin Zayed Al Nahyan membahas upaya mencegah konflik regional meluas. Upaya tersebut dibahas dengan mitranya dari Arab Saudi dan Irak pada Minggu, 13 September 2026.

Melansir dari Anadolu, pembahasan dilakukan di tengah perkembangan keamanan yang berlangsung cepat di kawasan. Abdullah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud untuk meninjau perkembangan terbaru di kawasan.

Keduanya juga membahas upaya meredam eskalasi konflik. Arab Saudi dan UEA menekankan pentingnya koordinasi posisi serta penguatan kerja sama negara-negara Teluk.

Langkah tersebut ditujukan untuk melindungi keamanan dan kepentingan negara-negara di kawasan. Abdullah kemudian melakukan pembicaraan terpisah dengan Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein.

Menurut Kementerian Luar Negeri Irak, pembicaraan tersebut mencakup keamanan regional, perkembangan di Yaman, serta hubungan Irak dengan negara-negara Teluk. Kedua menteri menekankan perlunya mencegah eskalasi lebih lanjut dan menyelesaikan perselisihan melalui cara-cara damai serta perundingan.

Hussein juga menegaskan kembali komitmen Baghdad terhadap stabilitas regional dan dialog. Pembicaraan diplomatik tersebut berlangsung ketika ketegangan regional meningkat setelah terjadi serangan pesawat nirawak terhadap jaringan pipa minyak Arab Saudi.

Riyadh mengatakan serangan tersebut diluncurkan dari wilayah Irak, meningkatkan kekhawatiran mengenai potensi meluasnya konflik di kawasan. Baghdad mengatakan pihaknya sedang mengambil langkah-langkah untuk mencegah wilayah Irak digunakan untuk mengancam negara-negara tetangga.

Pemerintah Irak juga menegaskan pentingnya menjaga stabilitas dan hubungan dengan negara-negara di kawasan. Upaya diplomatik UEA, Arab Saudi, dan Irak dilakukan untuk menjaga keamanan serta stabilitas regional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....