Kasus Ebola di RD Kongo Tembus 7.000, Hampir 3.400 Meninggal

  • 12 Sep 2026 17:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kasus Ebola terkonfirmasi di Republik Demokratik Kongo telah mencapai 7.022 kasus per 10 September 2026 dengan 3.398 kematian dilaporkan.
  • Tingkat kematian kasus Ebola di RD Kongo mencapai 48,4 persen dari total kasus yang terkonfirmasi.
  • Sebanyak 1.671 pasien penderita Ebola telah dinyatakan sembuh dari wabah yang sedang berlangsung di RD Kongo.

RRI.CO.ID, Kinshasa — Kasus Ebola terkonfirmasi di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) telah melampaui 7.000 kasus, dengan hampir 3.400 kematian dilaporkan. Data tersebut berdasarkan laporan situasi pemerintah terbaru yang dirilis pada Jumat, 11 September 2026, dilansir dari Xinhua.

Hingga Kamis, 10 September 2026, otoritas kesehatan mencatat 7.022 kasus terkonfirmasi dan 3.398 kematian. Tingkat kematian kasus Ebola mencapai 48,4 persen, sementara 1.671 pasien telah dinyatakan sembuh.

Wabah tersebut kini telah memengaruhi 62 zona kesehatan yang tersebar di tujuh provinsi RD Kongo. Sud-Ubangi menjadi provinsi terbaru yang melaporkan kasus Ebola setelah satu kasus dikonfirmasi pada Kamis.

Sud-Ubangi tidak berbatasan dengan enam provinsi yang sebelumnya telah melaporkan kasus Ebola. Keenam provinsi tersebut adalah Ituri, Kivu Utara, Kivu Selatan, Haut-Uele, Tshopo, dan Bas-Uele.

Wabah yang dinyatakan pada Mei tersebut kini menjadi epidemi Ebola terbesar dan paling mematikan dalam sejarah RD Kongo. Wabah tersebut juga menjadi epidemi Ebola terbesar kedua di dunia setelah wabah yang terjadi di Afrika Barat pada 2014 hingga 2016.

Penambahan Sud-Ubangi memperluas wilayah yang terdampak wabah Ebola di RD Kongo. Kasus tersebut juga menunjukkan adanya riwayat perjalanan dari wilayah yang sebelumnya telah terdampak.

Otoritas kesehatan terus mencatat perkembangan kasus dan kematian akibat Ebola. Hingga 10 September, jumlah pasien yang telah pulih mencapai 1.671 orang, sementara tingkat kematian yang tinggi menunjukkan besarnya dampak wabah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....