AS Jajaki Upaya Redakan Perang Rusia-Ukraina
- 08 Sep 2026 19:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Amerika Serikat sedang menjajaki langkah-langkah untuk meredakan konflik Rusia-Ukraina, khususnya selama musim dingin mendatang dengan target menghidupkan kembali perundingan damai.
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bahwa beberapa pekan ke depan merupakan peluang emas bagi upaya diplomasi untuk mencapai kesepakatan damai yang lebih luas.
- Utusan Trump Steve Witkoff dan Jared Kushner telah mengunjungi Kyiv pada 6 September 2026 untuk bertemu langsung dengan Zelenskyy guna membahas strategi penyelesaian konflik.
RRI.CO.ID, Washington — Amerika Serikat sedang menjajaki sejumlah langkah untuk meredakan perang Rusia-Ukraina selama musim dingin. Upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan rencana menghidupkan kembali perundingan menuju kesepakatan damai yang lebih luas.
Melansir dari Anadolu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan beberapa pekan ke depan dapat menjadi peluang bagi diplomasi. Zelenskyy menyampaikan hal itu setelah bertemu dengan utusan Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, di Kyiv, Minggu, 6 September 2026.
Pertemuan tersebut berlangsung setelah kedua utusan AS itu mengadakan pertemuan selama tiga jam dengan Putin di Moskow. Zelenskyy mengatakan utusan AS menyampaikan bahwa Rusia siap melakukan perundingan.
Namun, ia menilai tindakan Rusia di medan perang serta serangan yang semakin intensif belum menunjukkan kesediaan untuk berkompromi. Meski demikian, Zelenskyy memahami bahwa Putin siap membahas sejumlah gagasan untuk mendorong kemajuan dalam proses perundingan.
Tim AS disebut melakukan perjalanan ke Moskow dan Kyiv terutama untuk membuka kembali proses diplomatik. Tim tersebut juga membawa proposal baru untuk mengurangi ketegangan menjelang dan selama musim dingin.
| Baca juga: Sekjen PBB Kecam Serangan Rusia ke Ukraina |
Proposal tersebut mencakup pembahasan mengenai fasilitas energi, pengiriman gandum, fasilitas listrik, serta ekspor minyak dan gas. Menurut Zelenskyy, pendekatan AS tampaknya berfokus pada dua hal.
Dua hal tersebut yakni menghidupkan kembali perundingan dan mencegah terjadinya eskalasi besar selama musim dingin. Ia mengatakan tujuan utamanya adalah menemukan langkah yang dapat mendekatkan Rusia dan Ukraina menuju perdamaian.
Kyiv ingin memanfaatkan September dan Oktober untuk menghidupkan kembali proses diplomasi. Sidang Majelis Umum PBB di New York akhir September juga dapat menjadi kesempatan melanjutkan pembicaraan AS dan Ukraina.
Zelenskyy mengatakan pertemuan trilateral antara AS, Ukraina, dan Rusia masih mungkin digelar. Ia menegaskan dialog menjadi hal penting untuk mencapai hasil dalam proses perdamaian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....