PBNU-Arab Saudi Sepakat Perkuat Hubungan dan Kemitraan
- 05 Sep 2026 16:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Arab Saudi berkomitmen memperkuat kemitraan di bawah kepemimpinan Ketua Umum PBNU Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.
- Menurut Gus Kikin, PBNU terbuka terhadap kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Arab Saudi.
- Sementara itu, Faisal mengatakan kedatangannya juga merupakan bentuk ucapan selamat kepada Gus Kikin atas kepemimpinannya sebagai Ketua Umum PBNU yang baru. Ia
RRI.CO.ID, Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Arab Saudi berkomitmen memperkuat kemitraan ke depan. Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Ketua Umum PBNU Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dengan Dubes Arab Saudi.
Gus Kikin mengatakan, pertemuan dengan Dubes Faisal Abdullah H. Amodi merupakan bagian dari hubungan yang telah terjalin. Ia menyebut pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat komunikasi dan menjaga hubungan baik yang selama ini berlangsung.
“NU selalu terbuka untuk kerja sama, dengan Arab Saudi juga, mungkin nanti yang lain juga. Hubungan yang sudah baik dengan Saudi ini akan kita tingkatkan,” ujar Gus Kikin dalam keterangannya, Jumat, 4 September 2026.
Meski demikian, Gus Kikin mengatakan belum ada pembahasan khusus mengenai bentuk kerja sama baru dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, pembahasan terkait langkah ke depan akan dilakukan dalam komunikasi berikutnya antara PBNU dan Arab Saudi.
Sementara itu, Dubes Faisal mengatakan pertemuan tersebut sekaligus menjadi bentuk ucapan selamat kepada Gus Kikin. Ia berharap Gus Kikin diberikan kesuksesan dalam menjalankan kepemimpinan PBNU periode 2026-2031.
“Ini adalah ucapan selamat kepada ketua PBNU yang baru. Kami berdoa semoga Gus Kikin diberikan kesuksesan dalam memimpin PBNU,” ujar Faisal.
Faisal menegaskan Arab Saudi memiliki hubungan baik dengan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia, termasuk Nahdlatul Ulama. Menurutnya, hubungan dan koordinasi dengan organisasi Islam besar di Indonesia akan terus diperkuat.
“Kerajaan Arab Saudi sebagai negara Muslim dan dua tanah suci ada di sana. Sudah barang tentu punya hubungan yang sangat bagus dengan semua ormas Islam,” ucapnya.
Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Muktamar tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin, 31 Agustus 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....