Sekjen PBB Serukan Negara Anggota Lanjutkan Reformasi UN80
- 05 Sep 2026 13:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan negara-negara anggota untuk melanjutkan dan memperdalam reformasi melalui Inisiatif UN80.
- Guterres meminta negara-negara anggota tidak hanya mempertahankan momentum reformasi, tetapi juga memperkuat pelaksanaannya di tingkat praktis.
- Reformasi PBB diperlukan agar organisasi dapat bekerja lebih efektif dalam menghadapi berbagai tantangan dan krisis global yang kompleks.
RRI.CO.ID, New York — Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan negara-negara anggota untuk melanjutkan dan memperdalam reformasi melalui Inisiatif UN80. Seruan tersebut disampaikan menjelang sidang ke-81 Majelis Umum PBB, dilansir dari Xinhua, Sabtu, 5 September 2026.
Guterres meminta negara-negara anggota tidak hanya mempertahankan momentum reformasi, tetapi juga memperkuat pelaksanaannya. Menurutnya, reformasi diperlukan agar PBB dapat bekerja lebih efektif dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Inisiatif UN80 merupakan upaya reformasi di seluruh sistem PBB yang diluncurkan Guterres pada Maret 2025. Peluncuran tersebut bertepatan dengan peringatan 80 tahun berdirinya organisasi tersebut.
Guterres mengatakan PBB dibentuk karena para pendirinya memahami bahwa dunia yang penuh tantangan membutuhkan lembaga yang mampu merespons berbagai persoalan. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab untuk memperkuat PBB kini berada di tangan negara-negara anggota.
Guterres berharap PBB dapat diwariskan kepada generasi berikutnya dalam kondisi yang lebih kuat. Ia juga menginginkan cara kerja yang lebih terkoordinasi dan penggunaan sumber daya yang lebih disiplin.
Menurut Guterres, UN80 telah melalui dua tahap sebelumnya, tahap pertama berfokus pada mengidentifikasi berbagai kemungkinan reformasi. Sementara itu, tahap kedua digunakan untuk menguji usulan, membangun bukti, dan menentukan jalur pelaksanaannya.
Kini, UN80 memasuki tahap ketiga yang berfokus pada pengambilan keputusan dan pelaksanaan reformasi. Guterres mengatakan arah perubahan melalui inisiatif tersebut semakin jelas.
Reformasi UN80 mencakup tiga bidang utama. Tiga bidang tersebut yakni peningkatan efisiensi di Sekretariat PBB, peninjauan pelaksanaan berbagai mandat, serta penyesuaian kembali struktur dan program organisasi.
Ketiga bidang tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kerja PBB. Guterres juga menekankan pentingnya tanggung jawab dalam menentukan keberhasilan UN80.
Menurutnya, keberhasilan inisiatif tersebut tidak hanya dapat dilihat dari keputusan yang dibuat saat ini. Namun, keberhasilan juga dilihat dari perubahan cara kerja PBB dalam beberapa tahun mendatang.
Ia berharap masyarakat dunia dapat melihat PBB sebagai organisasi yang mampu merespons berbagai persoalan dengan lebih cepat dan efisien. Guterres juga menginginkan PBB bertindak lebih terkoordinasi serta memberikan hasil yang lebih efektif bagi masyarakat dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....