Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air usai Tuntaskan Agenda di Rusia

  • 04 Sep 2026 07:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin berkomitmen meningkatkan hubungan bilater
  • Volume perdagangan Indonesia meningkat 12 persen pada 2025
  • Forum Ekonomi Timur atau Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 mempertemukan para pemimpin pemerintahan, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan ekonomi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Tanah Air usai merampungkan kunjungan ke Rusia. Pesawat yang membawa Presiden Prabowo dan rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta sekitar pukul 03.00 WIB, Jumat, 4 September 2026.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyambut ketibaan Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, turut menyambut kedatangan Presiden Prabowo yakni Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Presiden Prabowo berada di Rusia atas undangan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin. Presiden Prabowo menggelar pertemuan resmi dengan Presiden Vladimir Putin dan menjadi tamu kehormatan utama pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), di Vladivostok.

Pada pertemuan bilateral, Presiden Prabowo dan Putin menyampaikan komitmen untuk meningkatkan hubungan Indonesia-Rusia diberbagai bidang. Kerja sama mulai dibidang ekonomi, perdagangan, pertanian, teknologi, energi terbarukan hingga pengembangan energi nuklir untuk tujuan damai.

Presiden Putin menyebut Indonesia merupakan mitra kunci yang sangat penting bagi Rusia di kawasan Asia Pasifik. Presiden Putin mengatakan hubungan baik Indonesia-Rusia telah terjalin selama bertahun-tahun.

“Indonesia merupakan mitra yang paling kunci bagi Rusia di kawasan Asia Pasifik. Kita terkait dengan hubungan persahabatan selama bertahun-tahun,” kata Presiden Putin, saat bertemu dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Vladivostok, Rusia, pada Kamis, 3 September 2026.

Presiden Putin juga mengatakan volume perdagangan Indonesia dan Rusia mengalami peningkatan. Volume perdagangan kedua negara sebesar 12 persen.

“Perdagangan antara kedua negara juga terus berkembang, pada tahun lalu, volume perdagangan meningkat 12 persen. Komisi Bersama Rusia-Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknis terus bekerja,” kata Putin.

Adapun forum EFF ke-11, mempertemukan para pemimpin pemerintahan, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan ekonomi. Presiden Prabowo menyampaikan pandangan Indonesia mengenai peluang kerja sama dengan Rusia dan kawasan Eurasia.

“Samudra Pasifik tidak memisahkan kita. Samudra Pasifik menghubungkan kita. Ia bukanlah tembok di antara kita. Ia harus menjadi jalan raya antara dua perekonomian kita,” ujar Presiden Prabowo.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Vladivostok sekaligus menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat hubungan dengan Rusia sebagai mitra strategis. Terutama dalam kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, dan konektivitas.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju Tanah Air, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....