Malaysia Konfirmasi Puluhan Warganya Belum Ditemukan Pascabanjir Nepal
- 31 Agt 2026 13:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sebanyak 91 warga Malaysia dilaporkan masih belum dapat dihubungi setelah banjir dan tanah longsor melanda Nepal dan Tiongkok.
RRI.CO.ID, Putrajaya – Sebanyak 91 warga Malaysia dilaporkan masih belum dapat dihubungi setelah banjir dan tanah longsor melanda Nepal dan Tiongkok. Mereka terdiri dari 55 orang yang berada di Nepal dan 36 lainnya di Tiongkok.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Malaysia mengatakan jumlah tersebut masih dalam proses verifikasi bersama otoritas setempat. Informasi dari kedua negara juga diperiksa silang untuk memastikan tidak ada data warga yang tercatat lebih dari satu kali.
Otoritas Xizang, Tiongkok, sebelumnya melaporkan tiga warga Malaysia belum diketahui keberadaannya menyusul longsor di Pelabuhan Gyirong, 26 Agustus 2026. Namun, Kuala Lumpur menyatakan mereka merupakan bagian dari 36 warga negeri jiran itu yang belum diketahui keberadaannya di Tiongkok.
“Kami mengonfirmasi mereka termasuk 36 warga Malaysia di wilayah terdampak bencana di Tiongkok,” kata pernyataan Kemlu Malaysia, Senin 31 Agustus 2026. “Para warga Malaysia itu saat ini belum dapat dihubungi di Tiongkok.”
Sementara itu, 55 warga Malaysia dilaporkan belum dapat dihubungi di Nepal setelah banjir bandang melanda wilayah tersebut. Kedubes Malaysia di Kathmandu dan Beijing terus berkoordinasi dengan otoritas setempat.
“Kedua kedubes kami terus bekerja sama dengan pihak berwenang terkait di Nepal dan Tiongkok,” katanya. “Tujuannya untuk memastikan keselamatan serta keberadaan warga Malaysia yang masih belum dapat dihubungi.”
Kedubes Malaysia di Kathmandu juga memberikan bantuan konsuler kepada keluarga warga Malaysia yang belum dapat dihubungi dan telah datang ke Kathmandu. Bantuan tersebut mencakup informasi mengenai kondisi terkini, prosedur setempat, koordinasi dengan otoritas Nepal, serta pendampingan ke sejumlah fasilitas terkait jika diperlukan.
Kemlu Malaysia memastikan ruang operasinya di Putrajaya tetap beroperasi selama 24 jam untuk mengoordinasikan informasi dan membantu warga Malaysia serta keluarga mereka. Warga Malaysia atau keluarga yang memiliki informasi terkait dapat menghubungi Operations Room melalui telepon +603 8887 4570 atau email dutyofficer@kln.gov.my.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....