Liga Arab Kecam Israel atas Penghancuran Fasilitas UNRWA
- 28 Agt 2026 14:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Liga Arab mengecam penghancuran fasilitas UNRWA di Kafr Aqab, Yerusalem Timur, dan menilai tindakan Israel sebagai serangan terhadap badan PBB yang berperan penting membantu pengungsi Palestina.
- Pembatasan bantuan ke Gaza dinilai memperburuk krisis kemanusiaan, terutama bagi anak-anak, sementara Liga Arab menyerukan perlindungan terhadap warga sipil dan jurnalis serta pertanggungjawaban atas pelanggaran yang terjadi.
- PBB mengecam penutupan Pusat Pelatihan Kalandia oleh Israel, yang merupakan fasilitas terakhir UNRWA di Yerusalem Timur, dengan menegaskan bahwa seluruh fasilitas PBB dilindungi dan tidak boleh diganggu berdasarkan hukum internasional.
RRI.CO.ID, Kairo — Sekretariat Jenderal Liga Arab pada Rabu, 26 Agustus 2026 mengecam tindakan Israel terhadap fasilitas Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). Fasilitas tersebut berada di Kafr Aqab, Yerusalem Timur yang diduduki, dilansir dari Arab News.
Liga Arab menyebut penghancuran gedung UNRWA sebagai serangan langsung terhadap badan PBB yang berperan penting dalam membantu pengungsi Palestina. Liga Arab menilai penargetan fasilitas UNRWA bertentangan dengan pendapat nasihat Mahkamah Internasional.
Pendapat tersebut membahas mengenai kewajiban menghormati pekerjaan PBB dan badan-badannya di wilayah Palestina yang diduduki. Liga Arab mengatakan pelanggaran Israel yang terus berlanjut membahayakan warga sipil dan pekerja media.
Blok tersebut juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap jurnalis serta pertanggungjawaban atas pelanggaran yang dilakukan terhadap mereka. Menurut Liga Arab, tindakan Israel di Palestina semakin memperburuk krisis kemanusiaan dan mengabaikan hukum internasional.
Pembatasan akses bantuan ke Gaza juga dinilai semakin memperburuk kondisi kehidupan warga, terutama anak-anak. Liga Arab mengutip data terbaru UNICEF yang menunjukkan kebutuhan mendesak terhadap bantuan kemanusiaan dan berkelanjutan bagi masyarakat Gaza.
Kondisi tersebut menjadi perhatian di tengah pembatasan yang masih menghambat masuknya bantuan ke wilayah tersebut. Pada Selasa, 25 Agustus 2026 pasukan keamanan Israel menyita dan menutup Pusat Pelatihan Kalandia yang dikelola UNRWA.
Fasilitas tersebut merupakan fasilitas terakhir UNRWA yang masih beroperasi di Yerusalem Timur yang diduduki. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam masuknya pasukan Israel ke fasilitas tersebut.
Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan seluruh fasilitas PBB dilindungi berdasarkan hukum internasional. Menurutnya, fasilitas PBB tidak dapat diganggu gugat dan kebal dari segala bentuk campur tangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....