KJRI Kota Kinabalu Fasilitasi Pemulangan 144 WNI dari Sabah
- 24 Agt 2026 22:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KJRI Kota Kinabalu mendampingi proses pemulangan 144 WNI dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Sabah menuju Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis, 20 Agustus.
- KJRI Kota Kinabalu menyebut, rute pemulangan ditempuh melalui jalur darat menuju Pelabuhan Tawau, lalu dilanjutkan melalui jalur laut menuju Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan.
- KJRI menyebut, sempat ditemukan permasalahan dalam proses verifikasi terkait data WNI dan PMI.
RRI.CO.ID, Kota Kinabalu - KJRI Kota Kinabalu mendampingi proses pemulangan 144 WNI dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Sabah menuju Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis, 20 Agustus. Seluruh WNI dan PMI tersebut telah selesai menjalani proses keimigrasian di Malaysia dan difasilitasi untuk kembali ke Indonesia.
“Pemulangan ini mencakup 107 pria dewasa, 25 wanita dewasa, dan 12 anak-anak dari tiga Depot Tahanan Imigrasi (DTI) di Sabah. Dengan kelompok terbesar berasal dari Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur,” demikian keterangan KJRI Kota Kinabalu dilansir dari laman Kemlu RI, Senin, 24 Agustus.
KJRI Kota Kinabalu menyebut, rute pemulangan ditempuh melalui jalur darat menuju Pelabuhan Tawau, lalu dilanjutkan melalui jalur laut menuju Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Setibanya di Nunukan, para WNI diterima oleh tim gabungan.
“Yaitu, BP3MI, Direktorat Jenderal Imigrasi, TNI, Polri, Bea Cukai, serta Dinas Kesehatan. Untuk menjalani verifikasi identitas, pemeriksaan kesehatan, dan penampungan sementara di Rusunawa Nunukan sebelum difasilitasi kembali ke daerah asal,” tambah pernyataan KJRI Kota Kinabalu.
“Pelaksanaan pemulangan berlangsung tertib berkat koordinasi erat antara KJRI Kota Kinabalu, Imigrasi Malaysia, dan BP3MI Nunukan.”
KJRI menyebut, sempat ditemukan permasalahan dalam proses verifikasi terkait data WNI dan PMI. Pihaknya pun mengimbau, agar para WNI utnuk melengkapi diri dengan dokumen sah dan mematuhi ketentuan keimigrasian.
“Proses verifikasi masih menemukan kendala berupa ketidaksesuaian data dan minimnya dokumen kependudukan yang terbarukan. KJRI Kota Kinabalu terus mengimbau WNI untuk mengantongi dokumen sah,” kata KJRI Kota Kinabalu menekankan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....