Menlu RI-Tiongkok akan Pimpin Pertemuan Dialog Strategis Komprehensif di Jakarta

  • 19 Agt 2026 20:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Indonesia pada 20 – 22 Agustus.
  • Salah satu agenda yang akan dilakukan Wang Yi selama di Jakarta, yaitu memimpin pertemuan pertama Dialog Strategis Komprehensif (CSD) RI-RRT.
  • Salah satu fokus yang akan dibahas kedua menlu difokuskan pada upaya menyelaraskan strategi pembangunan dengan lebih baik.

RRI.CO.ID, Beijing - Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Indonesia pada 20 – 22 Agustus. Salah satu agenda yang akan dilakukan Wang Yi selama di Jakarta, yaitu memimpin pertemuan pertama Dialog Strategis Komprehensif (CSD) RI-RRT.

Wang Yi akan memimpin CSD pertama bersama Menlu RI, Sugiono, pada Jumat, 21 Agustus di Kemlu RI. Sementara, salah satu fokus yang akan dibahas kedua menlu difokuskan pada upaya menyelaraskan strategi pembangunan dengan lebih baik.

“Dalam Konferensi Pertama Mekanisme Dialog Strategis Komprehensif Tiongkok-Indonesia (CSD). Kedua pihak akan berfokus pada upaya menyelaraskan strategi pembangunan dengan lebih baik,” kata Juru Bicara Kemlu Tiongkok, Lin Jian, dalam konferensi pers, Rabu, 19 Agustus 2026 di Beijing.

Jian menambahkan, fokus lainnya yang akan dibahas adalah mengeksplorasi berbagai praktis. “Untuk memperdalam pembangunan komunitas Tiongkok-Indonesia dengan masa depan bersama, serta memperkuat proses modernisasi masing-masing negara,” ucapnya.

Pada kesempatan itu Jian menyebut, Menlu Wang Yi juga akan menghadiri pertemuan Dialog 2+2 antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan RI dan RRT. Oleh karena itu, dalam kunjungan kali ini turut hadir Menhan Dong Jun.

“Dalam Pertemuan Tingkat Menteri Kedua Dialog Bersama Menlu dan Menhan Tiongkok-Indonesia, Menlu Wang Yi dan Menhan Dong Jun akan melakukan pertukaran pandangan. Yakni, secara mendalam dengan pihak Indonesia mengenai isu-isu keamanan politik, kerja sama pertahanan, serta situasi internasional dan regional,” kata Jubir Jian.

Jian menyatakan, Tiongkok akan bekerja sama dengan Indonesia untuk mengikuti arahan strategis kedua kepala negara dan memastikan keberhasilan kedua konferensi tersebut. Termasuk, melakukan upaya terkoordinasi untuk memajukan kerja sama di bidang pembangunan dan keamanan.

“Serta mempercepat pembangunan komunitas Tiongkok-Indonesia dengan masa depan bersama yang memiliki pengaruh di tingkat regional dan global. Langkah ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak manfaat bagi masyarakat Tiongkok dan Indonesia,” ujarnya menekankan.

“Serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perdamaian dan pembangunan. Di kawasan dan di luar kawasan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....