BRICS Pertimbangkan Mata Uang Digital Global

  • 25 Okt 2024 15:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Kazan: BRICS sedang mempertimbangkan untuk meluncurkan mata uang digital global baru sebagai langkah untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Dilansir dari CCN, langkah ini didorong oleh ketegangan geopolitik, termasuk penggunaan dolar AS sebagai alat politik melalui sanksi.

Pada 23 Oktober lalu, Yuri Ushakov, penasihat presiden Rusia, mengonfirmasi adanya diskusi mengenai mata uang bersama BRICS. Ushakov juga menekankan topij ini masih bersifat rahasia dan belum untuk konsumsi publik.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan peralihan ke mata uang tunggal BRICS belum menjadi prioritas. Untuk saat ini, BRICS lebih berfokus pada penggunaan mata uang nasional dan pengembangan instrumen keuangan baru.

Inisiatif untuk memperkenalkan mata uang digital ini dipercepat oleh ketidakstabilan keuangan global dan kebijakan agresif AS. Hal tersebut yang memperdalam ketegangan antar negara anggota BRICS.

Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah mendukung mata uang digital ini dengan emas. Hal tersebut memberikan keamanan dan kepercayaan bagi negara-negara yang ingin memperoleh kedaulatan finansial.

Mata uang yang didukung emas ini juga akan melindungi dari tekanan inflasi yang sering kali melanda mata uang fiat. Bank sentral BRICS telah membeli rekor 1.136 ton emas tahun lalu untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Cadangan emas yang besar ini mendukung inisiatif BRICS untuk menciptakan mata uang yang stabil. Meski ada potensi besar, beberapa ahli mengingatkan bahwa kelayakan mata uang digital BRICS ini menghadapi tantangan besar.

Terutama karena perbedaan sistem ekonomi di antara negara-negara anggotanya. Meskipun demikian, langkah ini dipandang sebagai langkah signifikan menuju reformasi tatanan keuangan internasional.

Diharapkan ini dapat meningkatkan efisiensi transaksi lintas batas dan memperkuat keterikatan ekonomi antara negara-negara anggota BRICS. Sebagai bagian dari upaya mereka untuk merevolusi keuangan global, BRICS baru-baru ini meluncurkan sistem pembayaran global.

BRICS Pay diluncurkan di Forum Bisnis BRICS di Moskow. Sistem ini menawarkan alternatif pembayaran internasional yang terdesentralisasi dan hemat biaya.

Sistem ini memungkinkan transaksi lintas batas tanpa bergantung pada lembaga keuangan Barat. BRICS Pay juga mendukung mata uang digital dan stablecoin yang terikat pada mata uang nasional masing-masing.

Mata uang digital dan sistem pembayaran BRICS diharapkan dapat memperkuat pengaruh ekonomi BRICS di panggung global. Selain itu diharapkan juga dapat menciptakan alternatif yang stabil dan kredibel terhadap dolar AS.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....