Menhan Tekankan Peran Ganda Yonif TP 880 di Perbatasan

  • 03 Okt 2026 07:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Markas Yonif TP 880/Banuanta di Tanjung Selor, Bulungan pada Jumat, 2 Oktober 2026.
  • Kunjungan kerja dilakukan untuk meninjau kesiapan satuan di kawasan perbatasan dan memahami peran ganda unit tersebut.
  • Yonif TP 880/Banuanta memegang tanggung jawab strategis dalam menjaga keamanan dan memastikan kesiapan pertahanan di wilayah perbatasan.

RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Markas Yonif TP 880/Banuanta di Tanjung Selor, Bulungan. Kunjungan kerja tersebut berlangsung Jumat, 2 Oktober 2026, untuk melihat kesiapan satuan di kawasan perbatasan.

Rangkaian kunjungan diawali pertemuan bersama Bupati Bulungan Syarwani dan makan siang bersama prajurit. Kegiatan dilanjutkan dengan paparan kesiapan operasional serta kondisi pangkalan oleh Danyonif TP 880/Banuanta.

Menhan kemudian meninjau area pangkalan sekaligus memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit Yonif TP 880/Banuanta. Ia menekankan peran ganda Yonif TP dalam memperkuat pertahanan negara di perbatasan darat Kalimantan.

“Sebagai Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan yang memiliki dua fungsi utama. Setiap satuan tempur wajib menguasai kemampuan dasar tempur, yaitu menembak, bela diri, serta patroli taktis untuk mencari dan menemukan sasaran,” ujar Sjafrie.

Di sisi lain, fungsi produksi seperti pertanian, peternakan, dan perikanan harus dijalankan secara optimal. Fungsi konstruksi serta pelayanan kesehatan juga menjadi bagian dari tugas satuan teritorial pembangunan.

Menhan menjelaskan, kualifikasi ganda tersebut selaras dengan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Konsep tersebut juga berkaitan dengan strategi pertahanan defensif aktif dalam menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.

Menurut Sjafrie, keberadaan Yonif TP di perbatasan harus mampu menjamin keamanan dan mengayomi masyarakat. Satuan tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari benteng pertahanan negara yang kokoh.

“Kalian berada di tempat ini untuk menjaga kedaulatan negara dan membuat rakyat merasa aman serta nyaman. Kalian adalah prajurit TNI yang lahir dari rakyat, dibiayai oleh rakyat, dan bertugas membalas jasa rakyat melalui pengabdian terbaik,” ucapnya.

“Jaga disiplin, jaga kekompakan. Jauhi segala bentuk pelanggaran seperti judi online, alkohol, maupun narkoba!” ujar Sjafrie.

Sjafrie juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bulungan terhadap keberadaan Yonif TP 880/Banuanta. Ia memastikan Kemhan dan TNI terus memperhatikan kesejahteraan serta kelengkapan fasilitas prajurit.

Kunjungan kerja tersebut turut didampingi Sekjen Kemhan, Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan, dan Pangdam VI/Mulawarman. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kunjungan Menhan ke satuan pertahanan di wilayah Kalimantan Utara.

(Biro Infohan Setjen Kemhan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....