Menteri Ekraf Perkuat Kerja Sama Kreatif Indonesia-Filipina
- 29 Agt 2026 10:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indonesia-Filipina memperkuat sinergi ekonomi kreatif melalui optimalisasi MoU dan kolaborasi talenta.
- Indonesia mendukung pembentukan ACE-CI di Manila sebagai pusat kolaborasi ekonomi kreatif ASEAN.
- Filipina diundang menghadiri WCCE 2026 dan berpeluang menjadi tuan rumah WCCE 2028.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, memperkuat sinergi Indonesia dan Filipina untuk mendorong ekosistem ekonomi kreatif ASEAN. Hal itu dibahas saat Teuku Riefky menerima kunjungan Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Christopher B. Montero.
Pertemuan membahas pemetaan potensi ekonomi kreatif kedua negara, optimalisasi nota kesepahaman atau MoU. Tak hanya itu, keduanya turut membahas persiapan World Conference on Creative Economy atau WCCE 2026.
Mengutip keterangannya, Sabtu, 29 Agustus 2026, Teuku Riefky menilai kedua negara memiliki kesamaan sekaligus potensi yang saling melengkapi. Ia berharap kolaborasi talenta kreatif kedua negara dapat melahirkan inovasi baru yang memberikan manfaat bersama.
“Kami sangat mengapresiasi kepemimpinan Filipina dalam ASEAN tahun ini serta berbagai inisiatif untuk memperkuat ekonomi kreatif di kawasan. Sebagai sesama negara Asia Tenggara, kita memiliki banyak kesamaan dan potensi untuk saling melengkapi,” ujar Teuku Riefky di Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.
Sementara itu, Dubes Christopher B. Montero menyatakan ketertarikannya mempelajari pengembangan ekonomi kreatif Indonesia. Ini termasuk kelembagaan Kementerian Ekonomi Kreatif.
Kerja sama Indonesia dan Filipina sebelumnya diwujudkan melalui kolaborasi Batik-Barong. Kolaborasi ini memadukan pakaian Barong Filipina dengan teknik dan motif batik tradisional Indonesia.
Di tingkat regional, Indonesia mendukung inisiatif Filipina sebagai Ketua ASEAN 2026. Inisiatif tersebut berupa pembentukan ASEAN Center of Excellence for Creative Industries atau ACE-CI di Manila.
Pusat tersebut diarahkan menjadi wadah kolaborasi dan eksplorasi ekonomi kreatif bagi negara-negara ASEAN. Adapun, Teuku Riefky turut mengundang delegasi Filipina menghadiri WCCE 2026 pada 21-23 Oktober di JIExpo Kemayoran.
Kedua negara juga membahas keterlibatan talenta kreatif, pertukaran promosi, serta pop-up exhibition produk kreatif di Indonesia dan Filipina. Indonesia bahkan membuka peluang bagi Filipina menjadi tuan rumah WCCE 2028.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....