Kasus DBD di Bengkulu Meningkat
- 18 Mar 2024 15:00 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu : Kasus Demam Berdarah (DBD) terus meningkat sejak Januari hingga Maret 2024. Data menunjukkan bahwa jumlah kasus DBD mengalami kenaikan signifikan, dengan puncaknya mencapai 191 kasus pada Maret 2024.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Ruslian, mengatakan, bahwa total kasus DBD yang dilaporkan dari Januari hingga Maret mencapai 531 kasus. Penyakit ini menyebar di 10 Kabupaten, dengan jumlah kasus tertinggi tercatat di Kabupaten Bengkulu Selatan, Lebong, dan Seluma, sementara Kabupaten Kepayang mencatatkan jumlah kasus paling rendah.
Menurut Ruslian, peningkatan kasus DBD ini disebabkan oleh faktor cuaca, terutama pola panas dan hujan yang memicu perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, vektor penyebab DBD. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk aktif dalam pencegahan dengan melakukan 3M, yaitu menguras bak penampung air, memanfaatkan barang bekas, dan menanam tanaman pengusir nyamuk seperti serai dan bunga tai ayam.
Dinkes telah melakukan langkah-langkah pencegahan dengan melalui puskesmas yang dilengkapi dengan tenaga supervisi. Jika terdapat laporan kasus positif DBD dari masyarakat, puskesmas akan segera melakukan penyelidikan epidemiologi dan, jika diperlukan, akan dilakukan fogging di area sekitar 100 meter dari rumah yang terkena dampak.
Upaya-upaya ini diharapkan dapat mengendalikan penyebaran DBD di Provinsi Bengkulu dan mengurangi dampak buruk yang ditimbulkannya pada kesehatan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....