Menolak di Makam Pahlawan, Razie Jachya Dimakamkan di TPU
- 03 Mei 2023 18:48 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Sosok H. Abdullah Razie bin Muhammad Jachya atau yang lebih dikenal Razie Jachya, mantan Gubernur Bengkulu periode 1989 – 1994 yang meninggal dunia hari ini, Rabu (3/5/2023) di usia 94 tahun (11 September 2028) dikenal sebagai tokoh berpengaruh besar dalam perkembangan pembangunan Provinsi Bengkulu.
Kendati demikian, Ayah dari Fahriza Razie yang saat ini menjabat sebagai Asisten II Pemda Provinsi Bengkulu itu semasa hidupnya sudah mengatur pemakamannya di TPU. Padang Dedok Kelurahan Tanah Patah Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu, alih-alih dimakamkan di Makam Pahlawan Balai Buntar Kota Bengkulu sebagai bentuk penghormatan beliau karena pernah menjabat Gubernur Bengkulu juga Veteran Republik Indonesia.
Dikatakan Musli Zaini yang merupakan menantu tertua Razie Jachya, dalam beberapa tahun terakhir pengurus organisasi veteran sudah mendatangi agar pemakamannya diatur di Taman Makam Pahlawan karena yang bersangkutan juga penerima Bintang Kehormatan Legium Veteran Republik Indonesia juga Anggota Dewan Paripurna Angkatan 45.
“Beliau penerima tanda kehormatan “Bintang Gerilya” dan beberapa kali dari pihak veteran juga meminta agar dimakamkan di Makam Pahlawan Balai Buntar Kota Bengkulu, tapi beliau menolak dan memilih dimakamkan di TPU. Padang Dedok. Beliau tidak mau terlalu berlebihan dihargai maunya seperti orang biasa saja,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (3/5/2023).
Sementara itu Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah terpantau datang jam 10.25 WIB dan langsung menyalami pihak keluarga yang berduka sekaligus mengantarkan doa untuk almarhum. Secara khusus Rohidin mengatakan semasa menjabat sebagai Gubernur Bengkulu, Razie Jachya sangat berjasa dalam perkembangan pembangunan di Provinsi Bengkulu.
“Secara pribadi, beliau sudah seperti orang tua yang layak jadi panutan yang selama ini memberikan pengayoman tidak hanya dari sisi ketokohan juga sebagai atasan kala itu. Buat kita dan masyarakat semua, mari berikan doa terbaik bagi beliau,” ungkapnya.
Kesan khusus terhadap pribadi Razie Jachya sebagai pemimpin yang memberikan pengaruh positif dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bengkulu saat itu juga disampaikan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Suimi Fales yang juga datang dalam rombongan pelayat.
“Kita turut berduka tidak hanya keluarga. Sebagai warga Bengkulu kita merasakan kehilangan tokoh panutan, Pemimpin Bengkulu yang semasa hidupnya luar biasa mendedikasikan dirinya untuk membangun Bengkulu dan mensejahterakan masyarakat pada periode kepemimpinannya,” ujarnya. (Lns)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....